Kompetisi eSports Pelajar Dimulai

Setelah pada Asian Games 2018menjadi pertandingan eksibisi, demam eSport semakin menjadi. Kini kompetisinya mulai merambah ke ranah sekolah dengan adanya liga eSports untuk seluruh pelajar SMA di Indonesia.
Dhiany Nadya Utami | 08 September 2018 00:39 WIB
Presiden HSL 2018 Stevanus saat meresmikan HSL 2018. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah pada Asian Games 2018menjadi pertandingan eksibisi, demam eSport semakin menjadi. Kini kompetisinya mulai merambah ke ranah sekolah dengan adanya liga eSports untuk seluruh pelajar SMA di Indonesia.

Ajang High School League (HSL) 2018 akan mempertandingkan DOTA 2 sebagai gim utama. Dipilihnya DOTA 2 karena gim Real Time Strategy ini dapat mendorong pemain untuk meningkatkan kemampuan kerjasama, kekompakan, pengambilan keputusan, strategi, sportivitas, dan disiplin.

Menyesuaikan dengan jadwal pembelajaran, liga eSports pertama di Indonesia yang khusus digelar untuk pelajar SMA ini akan diadakan setiap Sabtu dan Minggu, dan berlangsung selama satu semester. Adapun HSL didukung oleh platform dagang-el JD.ID, Lenovo, NVIDIA, dan iCafe berstandar GeForce.

Presiden HSL 2018 Stevanus mengatakan bahwa tujuan utama penyelenggaraan liga eSports antar pelajar SMA di Indonesia, HSL 2018, adalah untuk mencetak bibit-bibit baru dunia eSports Indonesia di masa mendatang yang berasal dari dunia pendidikan nasional.

Menurutnya, eSports adalah jenis olahraga yang masih relatif baru di kalangan masyarakat luas, terutama di kalangan sekolah, yang menawarkan banyak peluang dari sisi prestasi dan aktualisasi diri, sportivitas dan pembangunan mental, maupun dari sisi ekonomi karena eSports saat ini telah membangun diri sebagai industri dengan valuasi yang besar.

“eSports juga merupakan bidang yang mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan ekonomi digital jika dikelola secara profesional. Oleh karena itu, penting bagi kami untuk menggelar turnamen eSports khusus bagi kalangan pelajar atau dunia pendidikan,” ujar Stevanus dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Jumat (7/9/2018).

Sebagai salah satu mitra penyelenggara Deddie Sionader, 4P & T1 Lead Lenovo Indonesia, menyebut efek hadirnya eSports sebagai olahraga membuat olahraga elektronik tersebut kini tak lagi dipandang sebelah mata.

“Tingginya antusiasme para gamers saat mengikuti seleksi atlet dan prestasi yang ditorehkan membuktikan bahwa sektor eSports semakin tumbuh subur di wilayah Asia, termasuk di Indonesia,” katanya.

Tahun ini, babak kualifikasi HSL digelar di 7 kota yaitu Jakarta, Bandung, Bogor, Solo, Surabaya, Malang, Makassar, dan Medan. Liga akan dibagi menjadi 4 divisi, seri A (Top 20), seri B (Pos 21-60), seri C (Pos 61-140), dan seri D (Pos 141kebawah).

Babak kualifikasi kompetisi ini sendiri dimulai sejak 7 September 2018 hingga 12 Oktober 2018 secara online melalui situs HSL www.ihsl.id. HSL 2018 merupakan kolaborasi ISHL, platform dagang-el JD.ID, Lenovo dan NVIDIA, serta iCafe-iCafe tersertifikasi GeForce.

Hadiah yang disediakan bagi pemenang juga bersifat edukatif yaitu berupa beasiswa, penyediaan kurikulum eSports, biaya subsidi untuk guru pembimbing kegiatan ekstrakurikuler eSports, dan dukungan perlengkapan lab eSports sekolah berupa PC untuk gaming, dengan nilai total sebesar Rp1,2 Miliar.

 

Tag : esports
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top