MotoGP: Menolak Berjabat Tangan dengan Marquez, Lorenzo Sebut Rossi Kekanak-Kanakan

MotoGP: Menolak Berjabat Tangan dengan Marquez, Lorenzo Sebut Rossi Kekanak-Kanakan
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 07 September 2018  |  20:27 WIB
MotoGP: Menolak Berjabat Tangan dengan Marquez, Lorenzo Sebut Rossi Kekanak-Kanakan
Valentino Rossi - Reuters/Heino Kalis

Bisnis.com, JAKARTA--Pembalap Ducati, Jorge Lorenzo angkat bicara terkait insiden Velentino Rossi dan Marc Marquez. Rossi dalam konferensi pers menolak berjabat tangan tanda perdamaian dengan Marquez yang sebelumnya menyatakan ingin berdamai dengan pembalap Italia itu.

Lorenzo mengatakan, baik Rossi maupun Marquez sama-sama salah. Rossi salah karena bertindak kekanak-kanakan sementara Marquez terlalu dipengaruhi oleh apa yang dipikirkan Rossi.

"Keduanya salah. Valentino salah karena tidak berjabat tangan, saya pikir dia terlalu gengsi. Sikapnya kekanak-kanakan. Di atas itu dia salah melewatkan kesempatan untuk berkata kepada fansnya untuk tidak mencemooh pembalap lain di lintasan," ujarnya seperti dilansir laman MotoGP, Jumat (7/9/2018).

Seperti diketahui,sebelum balapan di Misano, Marquez menyatakan ingin berdamai dengan Rossi. Pada musim ini, konflik kedua pembalap bermula ketika balapan di Argentina di mana Marquez menyenggol Rossi yang kemudian terjatuh.

Pasca balapan tersebut, Marquez mencoba meminta maaf tetapi diusir oleh tim Rossi. Sebelumnya, kedua pembalap pernah terlibat konflik akibat insiden di Sepang yang disebut-sebut membuat Rossi gagal meraih gelar kesepuluhnya.

Lorenzo menuturkan, Marquez harus belajar untuk melupakan jika Rossi tidak ingin berjabat tangan dan melanjutkan perjalanan.

"Dia harus melanjutkan dan melanjutkan perjalanannya. Itu adalah pendapat saya dan keduanya akan melakukan apa yang mereka inginkan,” tambahnya.

Setelah konferensi pers di Misano, Rossi berusaha mengklarifikasi. Pembalap Italia itu mengatakan sangat aneh untuk berjabat tangan dengan Marquez karena tidak ada masalah antara dirinya dan pembalap Honda itu.

"Jadi saya tidak tahu mengapa kami harus membuat perdamaian," jelas Rossi.

Di sisi lain, Marquez mengatakan tentu saja tidak ada masalah mari berjabat tangan. "Tentu tidak ada masalah buat saya, mari berjabat tangan," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
MotoGP

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top