Pawai Obor Awali Rangkaian Gelaran Asian Para Games 2018

Kota Solo menjadi titik awal Pawai Obor Indonesia 2018 Asian Para Games, yang juga menandai dimulainya hitung mundur 30 hari menjelang berlangsungnya gelaran multi-sport event untuk atlet penyandang disabilitas terbesar kedua di dunia.
Nancy Junita | 06 September 2018 08:35 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani saat memulai pawai obor Asian Para Games di Kota Solo, Rabu (5/6). - www.asianparagames2018.id

Bisnis.com, SOLO - Kota Solo menjadi titik awal Pawai Obor Indonesia 2018 Asian Para Games, yang juga menandai dimulainya hitung mundur 30 hari menjelang berlangsungnya gelaran multi-sport event untuk atlet penyandang disabilitas terbesar kedua di dunia.

Dikutip dari laman resmo Asian Para Games www.asianparagames2018.id, ribuan masyarakat dan pelajar tampak antusias menyambut rangkaian pawai obor di sepanjang jalan yang dilalui.

Kegiatan ini diawali dengan pengambilan api di api abadi Mrapen, Grobogan, Jawa Tengah, yang dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Panitia Pelaksana Indonesia 2018 Asian Para Games, Bayu Rahardian, yang didampingi oleh Wakil Ketua Umum Sylviana Murni dan Adiati Noerdin.

Api yang dinyalakan dalam lentera berwarna emas dibawa ke Solo dengan kendaraan, antara lain dengan kereta kencana, menuju ke Kantor National Paralympic Comittee (NPC) Indonesia. Di sana api tersebut diserahkan kepada Senny Marbun, ketua NPC, untuk selanjutnya diarak keliling Solo.

Api kemudian dibawa oleh secara berurutan oleh atlet Para Atletik Nanda Mei Solikhah, Brigjen pol Ahmad Lutfi (Wakapolda Jateng), Brigjen Bakti Agus Fadjari (Kasdam IV Diponegoro), Zaenal Arifin (Atlet para atletik), Bertrand Antholin (duta obor), Amandra Syah Arwan (Wakajati Jateng), dan Rizal Bagus (Atlet para atletik), menuju ke Balai Kota.

Dipilihnya kota Solo sebagai tuan rumah pertama melakukan Pawai Obor Indonesia 2018 Asian Para Games, menurut Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari lantaran kota tersebut memiliki sejarah kuat bagi atlet penyandang disabilitas.

“Di sinilah markas NPC. Di sinilah para atlet disabilitas menjalankan program pelatnas. Mari bersama kita menjadi saksi di kota penuh sejarah ini, bahwa kita telah sama-sama menggelorakan semangat kesetaraan untuk penyandang disabilitas,” ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, terlihat antusias dan bersemangat. Dia merasakan motivasi dan kesetaraan serta penyambutan yang luar bisa ditunjukkan pada kegiatan olahraga Asian Para Games ini oleh masyarakat.

“Setelah Asian Games, ini lanjut ke Asian Para Games. Kami melihat antusiasme yang tinggi dan kami bekerja keras agar kesuksesan di Asian Games, langsung dilanjutkan di Asian Para Games nanti,” ucapnya.

 

Tag : Asian Para Games
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top