Raih Perak Atletik Asian Games, Pelari Muhammad Fadlin Pensiun

Peraih medali perak nomor estafet 4 x 100 meter putra cabang atletik Asian Games 2018, Muhammad Fadlin, mengaku pesta olahraga tingkat Asia kni akan jadi ajang terakhirnya memperkuat Indonesia.
Newswire | 31 Agustus 2018 15:07 WIB
Dua pelari asal Lombok, Nusa Tenggara Barat, Muhammad Fadlin (kanan) dan Lalu Muhammad Zohri, ketika meraih perak nomor lari 4 x 100 meter putra di Asian Games 2018. - Antara/Andika Wahyu

Bisnis.com, JAKARTA – Peraih medali perak nomor estafet 4 x 100 meter putra cabang atletik Asian Games 2018, Muhammad Fadlin, mengaku pesta olahraga tingkat Asia kni akan jadi ajang terakhirnya memperkuat Indonesia.

"Ini lomba terakhir untuk Indonesia," kata Fadlin, 28 tahun, di Jakarta pada Jumat (31/8/2018).

Di ajang Asian Games 2018 ini Fadlin mengaku puas pada penampilannya terakhir membela Indonesia. "Awalnya ada target pribadi, Alhamdullilah terpenuhi," kata pelari kelahiran 28 Oktober 1987 ini.

Fadlin meraih medali perak pada nomor estafet 4x100 meter putra cabang atletik Asian Games 2018. Dia sebagai pelari pertama yang bertanding bersama Lalu Muhammad Zohri, Eko Rimbawan, dan Bayu Kertanegara membela nama Indonesia.

Menurut dia, tim ini sudah lama dibentuk sehingga sudah paham satu sama lain.

Usai pensiun sebagai atlet, Fadlin berkeinginan untuk menjadi pelatih atau asisten pelatih. "Nanti terserah dari PASI saja," kata pelari asal Nusa Tenggara Barat ini.

Sementara itu, Eko Rimbawan yang merupakan pelari ketiga dalam nomor estafet ini mengatakan tim ini sudah disiapkan sejak 2 tahun lalu. "Bongkar pasang saja, ada yang hilang, ada yang datang," tuturnya.

Menurut dia, Fadlin, kelahiran 28 Oktober 1989, merupakan pelari yang paling senior di tim ini.

Sumber : Antara

Tag : asian games 2018
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top