Yola Primadona Jampil dan Hendy Sumbang Emas Ke-2 Pencak Silat

Dua pesilat putra Indonesia Yola Primadona Jampil dan Hendy menambah koleksi emas Indonesia di Asian Games 2018.
Yusran Yunus | 27 Agustus 2018 11:21 WIB
Pesilat ganda putra Indonesia Yola Primadona Jampil dan Hendy mengembangkan bendera Merah Putih usai memastikan merebut medali emas Asian Games 2018. - Bisnis/Yusran Yunus

Bisnis.com, JAKARTA - Dua pesilat putra Indonesia Yola Primadona Jampil dan Hendy menambah koleksi emas Indonesia di Asian Games 2018.

Keduanya berhasil mengalahkan 6 pesaing dalam nomor artistik beregu di venue pencak silat di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Senin pagi (27/8/2018).

Ini emas ke-2 dari pencak silat, setelah sebelumnya pesilat putri Indonesia Puspa Arumsari menyabet emas nomor artistik di kelas 50-60 kg.

Di venue pencak silat hari ini digelar 8 pertandingan babak final yang semuanya diikuti pesilat Indonesia.

Pada semifinal kemarin, Indonesia meloloskan 8 pesilat ke babak final yaitu Hanifan Yudani Kusumah (55-60 kg), Sarah Tria Monita (55-60 kg), Pipiet Kamelia (kelas 60-65 kg), Aji Bangkit Pamungkas (85-90 kg), Komang Harik Adi Putra (kelas 65-70 kg), Abdul Malik (50-55 kg), Wewey Wita (50-55 kg), Iqbal Candra Pratama (60-65 kg).

Para pesilat Merah Putih berjanji akan berjuang sepenuh tenaga untuk mendapatkan medali emas.

"Saya akan berjuang maksimal demi mempersembahkan medali emas untuk Indonesia. Setelah berikhtiar, saya pasrahkan semuanya kepada Allah Swt," kata pesilat Hanifan Yudani Kusumah.

Jika semua medali emas yang diperlombakan hari ini disapu bersih pesilat Indonesia, peringkat Indonesia langsung  terdongkrak ke urutan ke-4, menggeser Iran yang saat ini mengoleksi 14 emas, 14 perak dan 12 perunggu.

Tag : silat, asian games 2018
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top