Dipasangkan 2 Minggu Sebelum Asian Games, Aldila/Christo Sukses Raih Emas

Peraih medali emas Asian Games cabang ganda campuran tenis Aldila Sutjiadi/Christopher Rungkat mengaku baru dipasangkan pelatih 2 minggu sebelum pesta olahraga terbesar di Asia itu berlangsung.
Dinda Wulandari | 26 Agustus 2018 02:13 WIB
Aldila Sutjiadi dan Christopher Rungkat meluapkan kegembiraan setelah memenangkan laga final ganda campuran tenis Asian Games 2018. - Bisnis/Dini Wulandari

Bisnis.com, PALEMBANG -- Peraih medali emas Asian Games cabang ganda campuran tenis Aldila Sutjiadi/Christopher Rungkat mengaku baru dipasangkan pelatih 2 minggu sebelum pesta olahraga terbesar di Asia itu berlangsung.

Christopher mengatakan meski terbilang baru berpasangan dengan Aldila namun atlet berusia 28 tahun itu mengaku mengenal karakter Aldila cukup baik.

"Terbentuknya baru 2 minggu lalu, Aldila sibuk sendiri dengan schedule-nya, saya juga seperti itum tetapi saya mengenal karakternya  cukup baik," ujar Christopher kepada awak media usai penyerahan medali di Lapangan Tenis Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sabtu (25/8/2018).

Aldila menambahkan dirinya langsung cocok saat dipadukan dengan Christopher untuk berjuang bersama meraih juara ganda campuran.

"Pas pertama latihan langsung cocok, Jadi memang kami bisa bermain sambil latihan," ujarnya.

Kedua atlet yang mengakhiri puasa gelar juara bagi Indonesia di cabor tenis Asian Games itu juga tak menyangka dapat menjadi pemenang dan menambah pundi emas bagi Indonesia pada kompetisi tersebut.

Meski merasa campur aduk, Christopher percaya diri dapat mencapai target selanjutnya yang ia kejar yakni juara olimpiade.

Aldila puntelah menyasar sejumlah kompetisi tenis wanita untuk menambah gelar juara yang diraihnya.

"Yang bikin semangat ingin mendapat medali emas tapi kita tidak bisa terlalu fokus ke hasilnya jadi ya tetap bermain tenang point by point , tidak pernah berpikir juara [Asian Games]," katanya.

Atas kemenangan tersebut, duet Tim Merah-Putih itu berhak mendapatkan bonus dari pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI berupa uang tunai senilai masing-masing Rp1 miliar.

"Kalau atlet single [tunggal] kami beri bonus Rp1,5 miliar, kalau double masing-masing Rp1 miliar sementara kalau rombongan ada hitungannya," terang Menpora RI Imam Nahrawi.

Tag : tenis, asian games 2018
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top