Hasil Final Bulu Tangkis Asian Games: Jojo Kalah, Indonesia Vs China 1-2

Hasil Final Bulu Tangkis Asian Games: Jojo Kalah, Indonesia Vs China 1-2
Andhika Anggoro Wening | 22 Agustus 2018 22:37 WIB
Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie, berusaha mengembalikan shuttlecock ke arah pemain China Chen Long, pada laga final bulu tangkis beregu putra Asian Games 2018 di Istora Senayan, Rabu (22/8). - Bisnis.com/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - Tim bulu tangkis putra Indonesia untuk sementara tertinggal 1-2 dari China di final bulu tangkis Asian Games, Rabu (22/8/2018).

Angka kedua China disumbangkan tunggal putra Chen Long yang mengalahkan Jonatan Christie dengan tiga set 19-21, 21-16 dan 21-16.

Sebelumnya, Indonesia sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang mengalahkan pasangan Juara Dunia 2018, Li Junhui/Liu Yuchen dengan skor 21-17, 21-18.

Tampil begitu agresif dari awal game pertama, Kevin/Marcus mengaku semakin termotivasi setelah menyaksikan kejadian Anthony Sinisuka Ginting yang turun di partai pertama dan mengalami kram sehingga harus mundur di game ketiga.

"Pertandingan cukup ketat dan seru, mereka servisnya bisa datar begitu, kami pertama nggak sadar. Pasti kami melihat kerja kerasnya Anthony, sudah sampai begitu, kram, masih mau melanjutkan main, pasti menambah motivasi buat kami," kata Marcus setelah pertandingan.

"Masih banyak yang harus diperbaiki, kami fokus saja untuk memperbaiki performa kami. Kalau disebutkan detilnya masih terlalu banyak yang harus diperbaiki untuk pertandingan selanjutnya," sebut Kevin.

"Melawan mereka selalu sulit, nggak pernah gampang. Apalagi saat start mereka sangat percaya diri, mungkin karena habis juara dunia. Tetapi kami harus tetap fokus pada diri kami," tambah Kevin.

Pertandingan Kevin/Marcus kerap dibumbui aksi-aksi yang menarik perhatian penonton. Di saat kedudukan match point 20-17, satu penempatan di depan net tak dapat dijangkau Liu karena ia mati langkah. Poin kemenangan pun diraih Kevin/Marcus. Saat sebelum bersalaman dengan lawan, Kevin sempat memegang telinganya seraya mengisyaratkan ingin mendengar sesuatu dari Liu.

"Dia selalu teriak sambil melihat ke saya, maksudnya apa ya? Jadi saya mau dengarkan saja. Saya tidak memancing emosi lawan, kan dia duluan yang teriak-teriak ke muka saya. Teriak -teriak kayak biasa saja, tapi nyolot. Bagus lah, bisa memotivasi saya," jawab Kevin ketika ditanya perihal ini.

Saat berita ini diturunkan tengah bertanding partai ganda putra, Fajar Alfian/Rian Ardianto vs Liu Chen/Zhang Nang.

Sumber : Badminton Indonesia

Tag : bulutangkis, asian games 2018
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top