Asian Games 2018: 4 Atlet Cantik RI Siap Adu Kebolehan Berkuda Serasi Individual

Cabang olahraga berkuda Asian Games 2018 menyajikan kompetisi disiplin tunggang serasi (dressage) individual (individual intermediate I) di Jakarta Internasional Equestrian Park (JIEP), Selasa (21/8/2018).
Newswire | 21 Agustus 2018 10:09 WIB
Atlet ketangkasan berkuda Indonesia Njoto Dewi Kunti Setiowati melampaikan tangan kepada penonton saat bertanding pada kelas Team and Individual Prix-St-georges Asian Games 2018 diJakarta International Equastrian Park, Pulomas, Jakarta, Senin (20/8/2018). (ANTARA FOTO/INASGOG - Mohammad Ayudha)

Bisnis.com, JAKARTA - Cabang olahraga berkuda Asian Games 2018 menyajikan kompetisi disiplin tunggang serasi (dressage) individual (individual intermediate I) di Jakarta Internasional Equestrian Park (JIEP), Selasa (21/8/2018).

Berdasarkan data yang dihimpun Antara dari JIEP, nomor disiplin tunggang serasi individual diikuti oleh 26 atlet berkuda dari 11 negara.

Atlet Indonesia yang bertanding antara lain Njoto Dewi Kunti Setiowati, Dara Ninggar Prameswari, Nadya Allegra Zax, dan Larasati Iris Rischka Gading.

Kompetisi tunggang serasi individual intermediate I dinilai oleh lima juri yaitu Maria Eleanor Schwennesen (Australia), Peter Johannes Holler (Jerman), Freddy P.H. Leyman (Belgia), Susan Wendy Hobson (Selandia Baru), Elisabeth Max-Theurer (Austria).

Pengumuman juara dan pemberian medali untuk nomor tunggang serasi individual direncanakan akan dilakukan pada Kamis (23/8).

Pertandingan individual intermediate I melanjutkan pertandingan tunggang serasi individual sebelumnya (individual prix St-Georges) yang digelar pada Senin (20/8).

Dalam individual prix St-Georges, Larasati Gading bersama kudanya Calaiza T menempati posisi keenam dari 26 atlet yang bertanding. Larasati membukukan skor 69,146 persen.

Peringkat 1 nomor individual prix St-Georges dihuni oleh atlet berkuda Malaysia Mohd Qabil Ambak dengan kudanya Rosenstolz yang mampu mencatatkan skor tertinggi 74,881%.

Sementara, atlet Indonesia lainnya yang berkompetisi dalam prix St-Georges yaitu Dara Ninggar Prameswari bersama kudanya Commodore berada di posisi 17 dengan skor 65,734%.

Dua atlet Indonesia berikutnya yaitu Njoto Dewi Kunti Setiowati dengan kudanya Diamond Boy 8 dan Nadya Allegra Zax dengan kudanya Bique-Bique Cedros berada di urutan 20 (64,940%) dan 24 (63,175%) secara berututan.

Sumber : antara

Tag : asian games 2018
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top