Obor Api Asian Games Jejaki Pulau Dewata dan Berselancar di Pantai Kuta

Setelah perjalanan di beberapa kota di Pulau Jawa, seperti Yogyakarta, Solo, Malang dan Banyuwangi, obor Asian Games memasuki Pulau Dewata, Bali. Saat menginjak kota Denpasar, kedatangan obor Asian Games ini disambut meriah warga setempat.
Jaffry Prabu Prakoso | 24 Juli 2018 08:46 WIB
Legenda bulutangkis Indonesia Susy Susanti membawa api Asian Games dari India yang tersimpan di dalam tinder box (lentera) saat pesawat TNI AU mendarat di Bandara Adisutjipto Selasa (17/7/2018). Api itu menempuh 11 jam penerbangan dari New Delhi, India. - Bisnis/Gigih M. Hanafi

Bisnis.com, JAKARTA -- Setelah perjalanan di beberapa kota di Pulau Jawa, seperti Yogyakarta, Solo, Malang dan Banyuwangi, obor Asian Games memasuki Pulau Dewata, Bali. Saat menginjak kota Denpasar, kedatangan obor Asian Games ini disambut meriah warga setempat.

Perjalanan hari pertama di Denpasar di mulai dari Pura Gede Blambangan hingga Kuta dan menuju ke Tanah Lot kemudian akan berakhir di Tampak Siring.

Gubernur Bali I Mangku Pastika mengatakan provinsinya mendapat kehormatan karena disinggahi api persaudaraan, olahraga dan perdamaian.

"Mudah-mudahan keberadaan kibar obor ini menjadi semangat bagi masyarakat kita semua, kita semua akan bangga apabila atlet kita mendapatkan prestasi dan mengumandangkan lagu Indonesia Raya” katanya melalui keterangan pers, Senin (23/7/2018).

Salah satu warga Bali Iko berharap pelaksanaan kirab obor ke seluruh Indonesia akan makin menyebarkan animo Asian Games kepada seluruh warga.

"Harapan kami semoga tim Asian Games Indonesia bisa membawa harum nama bangsa. Kami disini menyambut obor asian games, kami sangat senang menyambut obor asian games," jelasnya.

Sumber api kirab obor diambil dari api abadi Asian Games yang tersimpan di Stadion Nasional Dhyan Chand, India yang menjadi arena pelaksanaan perdana 1951.

Dari India, obor diterbangkan ke Mrapen, Grobogan, Jawa Tengah dan memulai perjalanannya ke 53 kota di Indonesia.

Tag : obor, Asian Games 2018
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top