F1: Mercedes Buat Kesalahan, Tapi Masih Miliki Mobil Tercepat

Juara bertahan Formula 1 Mercedes melakukan beberapa kesalahan dalam tiga balapan terakhir, tetapi masih memiliki mobil tercepat, menurut petinggi tim Toto Wolff.
Newswire | 18 Juli 2018 07:46 WIB
Pebalap Mercedes Lewis Hamilton - Reuters/Nacho Doce

Bisnis.com, LONDON – Juara bertahan Formula 1 Mercedes melakukan beberapa kesalahan dalam tiga balapan terakhir, tetapi masih memiliki mobil tercepat, menurut petinggi tim Toto Wolff.

Juara dunia bertahan Lewis Hamilton meraih kemenangan di Prancis bulan lalu, tetapi dia harus gagal finis untuk pertama kalinya dalam dua tahun di balapan selanjutnya di Austria, dan berada di urutan kedua pada balapan di kandang sendiri Grand Prix Britania setelah memulai balapan dari posisi terdepan menuju yang terakhir.

Pebalap Inggris itu menuju Hockenheim untuk Grand Prix Jerman akhir ini dengan selisih 8 poin untuk dikejar dari pebalap Ferrari yang sekaligus merupakan juara dunia empat kali Sebastian Vettel, yang akan membalap di kandang sendiri.

"Kami tidak mencetak banyak poin sebagaimana yang kami harapkan di triple header. Banyak hal disebabkan kesalahan-kesalahan kami sendiri," kat Wolff pada peninjauan tim untuk balapan Minggu (22/7/2018).

"Bagaimanapun, terdapat titik terang untuk hal ini  meski kami tidak memaksimalkan poin-poin, kami membawa mobil tercepat untuk ketiga balapan itu."

Vettel menang di Silverstone, sedangkan pebalap Red Bull berusia 20 tahun asal Belanda Max Verstappen meraih kemenangan perdananya musim ini, di balapan kandang untuk timnya di Austria.

Frase triple header digunakan untuk pertama kalinya di Formula 1, penjadwalan yang ditujukan untuk menghindari bentrok dengan final Piala Dunia di Rusia.

Mercedes memulai ketiga balapan dari posisi start terdepan, namun Hamilton dan rekan setimnya Valtteri Bottas total hanya mendulang 61 poin, berbanding 98 poin yang dikumpulkan pemuncak klasemen Ferrari dan 65 untuk Red Bull.

Hockenheim merupakan balapan ke-11 dari 21 balapan musim ini, dan Mercedes hanya meraih tiga kemenangan, berbanding enam kemenangan di fase yang sama tahun lalu.

"Kami menjalani paruh pertama musim yang layak," kata Wolff. "Di satu sisi, kami kehilangan sejumlah poin di klasemen dan harus membatasi kerusakan lebih sering daripada yang kami inginkan." "Di sisi lain, kami tetap mencetak poin dalam jumlah yang bagus, kedua pebalap memperlihatkan penampilan bagus dan kami memiliki mobil yang cepat. Maka ada banyak alasan mengapa kami tidak sabar untuk paruh kedua musim 2018."

Hockenheim tidak menjadi tuan rumah balapan musim lalu, namun Hamilton menang di sana pada 2016.

Sumber : Antara/Reuters

Tag : f1
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top