Zohri Tidak Naik Kelas Saat SD, Malas ke Sekolah Saat SMP

Nama Lalu Muhammad Zohri menjadi viral setelah menjuarai Kejuaraan Dunia Atletik U20 sprint 100 meter putra di Finlandia pada 11 Juli 2018 lalu. Ternyata dia pernah tak naik kelas saat SD.
Eka Chandra Septarini | 13 Juli 2018 15:24 WIB
Deretan medali yang pernah diraih Lalu Muhammad Zohri. - Bisnis/Eka Chandra Septarini

Bisnis.com, LOMBOK UTARA – Nama Lalu Muhammad Zohri menjadi viral setelah menjuarai Kejuaraan Dunia Atletik U20 sprint 100 meter putra di Finlandia pada 11 Juli 2018 lalu. 

Zohri sudah masuk pembinaan olah raga sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama. Sayangnya, prestasi Zohri di bidang akademik tidak berbinar seperti di lintasan lari. 

Lalu Marif, Kakak laki-laki Zohri, mengisahkan Zohri sempat tidak naik kelas satu kali pada saat sekolah dasar. 

"Ya seperti itulah, nakal anak-anak suka lari ke sana ke mari, jadi sekarang benar-benar jadi pelari," ujar Marif saat ditemui media di kediamannya di Dusun Karang Pansor, Desa Pemenang Barat, Jumat (13/7/2018). 

Lalu Muhammad Zohri mengenyam pendidikan SDN 2 Pemenang Barat, dan melanjutkan di SMPN 1 Pemenang. Belum tuntas mengenyam pendidikan di SMP itu, Johri mendapat tawaran untuk ikut dalam kejuaraan. 

Saat SMP, Zohri terbilang siswa yang malas. Beberapa kali dijemput ke rumah untuk bisa sekolah oleh gurunya agar mau melanjutkan sekolah.  

Saat ini, Zohri tercatat sebagai siswa yang akan naik ke kelas III di SMAN 2 Mataram. Sosok Zohri di mata keluarga adalah anak yang pendiam dan tidak pernah memiliki cita-cita yang berlebihan. 

"Pendiam, bahkan kalau tidak diajak ngobrol ya jarang ngobrolnya," ujar Marif. 

Tag : atletik
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top