Atlet Disabilitas Panti Raih 5 Medali di Test Event Paragames 2018

Anak-anak penyandang disabilitas binaan Panti Sosial Bina Netra Rungu Wicara Cahaya Bathin milik Dinas Sosial DKI Jakarta berhasil membawa pulang 2 emas, 2 perak, dan 1 perunggu dalam ajang Test Event Paragames 2018 untuk mewakili DKI Jakarta.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 02 Juli 2018 16:39 WIB
Olahraga renang - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Anak-anak penyandang disabilitas binaan Panti Sosial Bina Netra Rungu Wicara Cahaya Bathin milik Dinas Sosial DKI Jakarta berhasil membawa pulang 2 emas, 2 perak, dan 1 perunggu dalam ajang Test Event Paragames 2018 untuk mewakili DKI Jakarta.

Anak binaan panti tersebut didapuk untuk menjadi atlet renang mewakili DKI Jakarta dalam Kejuaraan Renang Disabilitas untuk menyemarakkan Test Event Paragames 2018.

"Kami ucapkan selamat kepada anak-anak serta apresiasi yang setinggi-tingginya karena berhasil membawa medali mewakili DKI Jakarta," ujar Mukhlisin, Kepala Panti Sosial Bina Netra Rungu Wicara Cahaya Bathin, dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Senin (2/7/2018).

Mereka yang juara antara lain Fajar Tri Hadi untuk kategori 100 meter gaya dada, dan Firstania Kayla Amir untuk kategori 400 meter gaya bebas. Keduanya berhasil menyabet medali emas.

Fajar dan Kayla juga menyabet medali perak untuk kategori lainnya. Fajar mendapat perak untuk kategori 100 meter gaya bebas. Kemudian, medali perunggu berhasil disabet Fajar, namun kategori 400 meter gaya bebas.

Mukhlisin melanjutkan, mengikutsertakan anak binaanya dalam kejuaraan renang disabilitas ini agar potensi mereka khususnya pada olahraga renang dapat tersalurkan, sehingga dapat menambah kepercayaan diri penyandang disabilitas.

Anak-anak disabilitas ini difasilitasi oleh panti untuk latihan renang secara rutin. Pihak panti sengaja mempersiapkan mereka ketika ada kejuaraan-kejuaraan renang untuk disabilitas.

"Latihan olahraga renang pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan latihan renang orang pada umumnya, yang membedakan hanya saja pelatih dan pendamping harus mengarahkan anak disabilitas agar lebih berhati-hati karena keterbatasan penglihatan," tukas Mukhlisin.

Tag : olahraga
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top