Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MotoGP : Mungkinkah Zarco jadi Rekan Satu Tim Marquez?

Setelah Valentino Rossi memperpanjang kontrak bersama Yamaha dan Tech 3 beralih kepada KTM, rumor kepindahan Johann Zarco, pembalap Tech 3 berhembus kencang. Bukan rahasia lagi jika pembalap Prancis itu sangat ingin memperkuat tim pabrikan guna meraih gelar MotoGP.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 21 Maret 2018  |  12:54 WIB
Johann Zarco - MotoGP
Johann Zarco - MotoGP

Bisnis.com, JAKARTA--Setelah Valentino Rossi memperpanjang kontrak bersama Yamaha dan Tech 3 beralih kepada KTM, rumor kepindahan Johann Zarco, pembalap Tech 3 berhembus kencang.

Bukan rahasia lagi jika pembalap Prancis itu sangat ingin memperkuat tim pabrikan guna meraih gelar MotoGP.

Teranyar, juara dua kali Moto2 itu mengaku siap untuk menjadi rekan Marc Marquez bersama Honda.

Peluang bersama Honda juga cukup terbuka karena Dani Pedrosa, rekan setim Marquez sejauh ini belum memperpanjang kontrak dengan Honda.

"Mengapa saya takut? Itu akan sangat menarik menjadi rekan setim Marc. Repsol Honda seperti mimpi. Sejak kecil saya menonton MotoGP, saya ingat Mick Doohan, kemudian Rossi dan sekarang Marquez. Selalu menarik melihat tim itu,” ujarnya pada laman resmi MotoGP, Rabu (21/03/2018).

Seperti diketahui Zarco menjadi salah satu pembalap tim satelit yang mampu bersaing denagan pembalap papan atas.

Pada musim lalu, musim pertama Zarco di MotoGP, pembalap Prancis itu tampil impresif dengan mengoleksi beberapa podium.

Walaupun siap menjadi rekan Marquez, Zarco mengaku harus tetap fokus pada balapan gan mencetak hasil bagus. Menurutnya, keputusan akan dibuat berdasarkan kinerja motor sehingga harus menunggu kemungkinan yang ada.

"Performa motor akan menjadi faktor penting dalam membuat keputusan, tetapi saya harus menunggu dan melihat apakah ada kemungkinan lain," tambahnya.

Mengomentari hal itu, Marquez menegaskan bukan menjadi keputusannya untuk menentukan siapa rekan setim. Memiliki pembalap kuat seperti Zarco, menurut juara dunia musim lalu itu, akan sangat menarik karena dapat meningkatkan performa motor.

"Tapi bagi saya itu juga ide yang baik untuk memperpanjang kontrak Dani [Pedrosa]. Saya tidak keberatan, saya tidak memiliki suara di dalamnya, saya sudah menandatangani kontrak saya," paparnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

MotoGP
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top