Atlet Pelatnas Menembak Asian Games Keluhkan Menu Makanan yang Monoton

Atlet menembak yang menjalani pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Asian Games 2018 Jakarta-Palembang di lapangan tembak Senayan, Jakarta, mengeluhkan menu makanan yang dinilai monoton.
Newswire | 20 Maret 2018 19:56 WIB
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Atlet menembak yang menjalani pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Asian Games 2018 Jakarta-Palembang di lapangan tembak Senayan, Jakarta, mengeluhkan menu makanan yang dinilai monoton.

"Itu Pak. Makanannya monoton," kata salah satu atlet menembak Muhammad Naufal saat ditanya oleh Menpora Imam Nahrawi di sela latihan di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, Selasa.

Selama menjalani pemusatan latihan, Naufal mengaku makan siangnya tidak prasmanan namun hanya nasi kotak yang dibawa ke lokasi latihan. Yang cukup disayangkan, menu dari makanan yang disajikan dinilai kurang variatif jika untuk ukuran atlet.

"Tiap hari telur, tempe, daging, ayam, lele. Itu aja dan terus berulang," kata Naufal dengan tersenyum.

Selain makanan yang monoton, keluhan atlet menembak adalah lokasi latihan yang panas. Kondisi ini dinilai cukup mengganggu konsentrasi selama menjalani pemusatan latihan nasional.

Meski mengeluh makanan yang monoton, salah satu andalan Indonesia itu tetap memuji kesigapan pemerintah dalam hal ini Kemenpora terkait dengan uang saku. Jika sebelumnya tersendat, untuk saat ini sudah berjalan lancar hingga Februari.

Mendengar keluhan dari atlet, Menpora Imam Nahrawi meminta PB Perbakin memperhatikan asupan makanan bagi atlet. Hanya saja, untuk perubahan menu makanan harus konsultasi dengan ahli gizi.

"Tolong keluhan atlet soal makanan segera diperhatikan. Divariasilah..Tapi jangan sampai kandungan gizinya berkurang," kata orang nomor satu di Kemenpora itu.

Apa yang dilakukan oleh Menpora bukan tanpa alasan karena saat ini pemerintah sudah tidak mengurusi masalah makan atlet. Saat ini induk organisasi cabang olahraga mempunyai tanggungjawab penuh karena dana langsung diberikan ke PB/PP.

Terkait lokasi latihan yang panas, pria kelahiran Bangkalan, Madura itu meminta atlet bersabar karena itu merupakan bagian dari pengorbanan. Apalagi lokasi pertandingan di komplek Jakabaring Palembang saat ini masih dalam tahap penyelesaian akhir.

"Jika sudah beres langsung berangkat ke sana (Palembang). Kita harus menjadi orang pertama yang mencoba lapangan baru. Sebagai tuan rumah kita harus bisa memaksimalkan ini," kata Menpora menegaskan.

Sebelum melakukan kunjungan ke Pelatnas Menembak, Menpora Imam Nahrawi dan rombongan juga mengunjungi pelatnas soft tenis, panahan, jujitsu dan sepatu roda.

Sumber : Antara

Tag : Asian Games 2018
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top