Asian Games 5 Bulan Lagi, Elga Kharisma Berjuang Melawan Cedera

Pembalap sepeda andalan Indonesia, Elga Kharisma Novanda, terus berjuang melawan cedera demi meraih prestasi terbaik pada Asian Games 2018.
Newswire | 16 Maret 2018 17:54 WIB
Atlet balap sepeda nasional Elga Kharisma Novanda - Antara/Zabur Karuru

Bisnis.com, JAKARTA - Pembalap sepeda andalan Indonesia, Elga Kharisma Novanda, terus berjuang melawan cedera demi meraih prestasi terbaik pada Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, mengingat pelaksanaan kejuaraan 4 tahunan itu tinggal 5 bulan.

"Sejak sebulan terakhir saya menjalani perawatan di Jakarta. Perkembangan cukup bagus. Saya juga sudah mulai latihan meski baru 60-70 persen," kata Elga di sela penandatangan kerja sama antara PB ISSI dengan perusahaan olahraga asal Italia, SH+ di Jakarta pada Jumat (16/3/2018).

Elga selama ini mengalami cedera pinggang yang dia dapat pada persiapan menghadapi kejuaraan Asia Cycling Championship (ACC) Malaysia awal tahun ini. Saat itu pembalap asal Malang itu memasuki persiapan tahap akhir. Karena mengalami cedera, Elga urung tampil di kejuaraan tersebut.

Tidak ingin pembalap andalan yang rencananya bakal turun dua nomor pada Asian Games 2018 yaitu track dan BMX berkutat dengan cedera, tim pelatih yang didukung PB ISSI meminta Elga untuk langsung menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Jakarta.

“Perkembangannya terus dipantau oleh dokter. Untuk berapa lama lagi belum bisa diputuskan. Mungkin antara dua hingga tiga pekan lagi. Semuanya tergantung keputusan dokter dan pelatih," tutur pembalap yang dikenal dengan sebutan Ratu BMX Asia Tenggara itu.

Peraih medali emas BMX Sea Games 2017 mengaku sudah tidak sabar untuk berlatih penuh. Namun, dia menyadari jika perlakukan penyembuhan cedera tidak boleh gegabah karena akan berdampak pada masa depannya sebagai atlet nasional.

Namun, pembalap kelahiran Malang, 14 November 1993 itu yakin cederanya bakal segera sembuh. Tekad tampil maksimal pada Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi salah satu motivasi dalam kesembuhannya.

"Semua atlet pasti menginginkan prestasi tinggi. Apalagi Asian Games 2018 di rumah sendiri. Kebanggaan pasti berbeda. Makanya saya terus bersiap diri untuk menghadapi kejuaraan ini," ujar pembalap yang juga terjun dalam usaha koveksi itu.

Sementara itu, Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari mengatakan Elga merupakan salah satu pembalap yang diharapkan bisa bersinar di Asian Games 2018 meski saat ini masih berjuang untuk menyembuhkan cederanya.

"Sebagai ketua PB, target kami adalah meraih medali emas pada empat disiplin yang ada. Track, road, BMX dan XC (MTB-DH). Itu target saya. Untuk target dari negara nanti manajer yang menjelaskan," ujarnya.

Setelah sukses di BMX, Elga memang mulai melirik balapan di velodrome (track). Bahkan kemampuannya sudah teruji di beberapa kejuaraan baik dialam maupun luar negeri. Gadis asal Malang, Jawa Timur, ini bakal turun di nomor tim sprint bersama dengan tandemnya yaitu Crismonita Dwi Putri.

Balap sepeda merupakan salah satu cabang olahraga yang diharapkan mampu menyumbang emas bagi kontingen Indonesia. Semangat untuk mengejar target ini terus menyala seiring dengan mulai masuknya sponsor yang salah satunya dari perusahaan peralatan olahraga asal Italia, SH+.

Sumber : Antara

Tag : Asian Games 2018
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top