F1: Vettel Tercepat di Uji Pramusim Katalunya

Pebalap Ferrari Sebastian Vettel menjadi yang tercepat pada uji pramusim Formula 1 di Circuit de Catalunya di Barcelona, Spanyol, pada Rabu dini hari WIB (28/2/2018), sedangkan rivalnya di kubu Mercedes Lewis Hamilton mengorbankan jadwalnya.
Newswire | 28 Februari 2018 10:26 WIB
Sebastian Vettel - Reuters/Mark Horsburgh

Bisnis.com, JAKARTA – Pebalap Ferrari Sebastian Vettel menjadi yang tercepat pada uji pramusim Formula 1 di Circuit de Catalunya di Barcelona, Spanyol, pada Rabu dini hari WIB (28/2/2018), sedangkan rivalnya di kubu Mercedes Lewis Hamilton ‘mengorbankan’ jadwalnya.

Vettel, yang seperti Hamilton merupakan juara dunia sebanyak empat kali, mencatatkan waktu tercepat dengan catatan 19,673 detik pada ban lunak dan juga menyelesaikan lap terbanyak meski kemudian turun salju.

Catatan waktu pebalap Jerman itu lebih cepat dibandingkan dengan yang dicatatkan tim mana pun pada uji pertama di Barcelona pada 2017, namun ia berkata bahwa Ferrari berfokus pada daya tahan ketimbang performa pada fase ini.

"Dari sudut pandang operasional, semuanya berjalan mulus dan saya katakan mobil ini bekerja dengan baik. Namun, kondisi-kondisi hari ini bukan hal yang biasanya berlangsung di mobil F1," kata Vettel.

Hamilton semestinya melakukan tes pada sore hari, tetapi Mercedes mengubah jadwal untuk menjaga rekan setimnya yang berasal dari Finlandia Valtteri Bottas dapat menggunakan mobil sepanjang hari ketimbang membuang waktu dengan pergantian.

Rehat makan siang yang biasanya berlangsung dibatalkan. "Dengan kondisi-kondisi cuaca yang naik-turun, dan kehilangan trek waktu yang kami miliki hari ini, masuk akal untuk mempertahankan Valtteri di mobil pada sore ini," kata pebalap Inggris itu pada peninjauan ulang tim perihal kegiatan itu.

"Setelah melaju pada pagi hari, dia telah nyaman di dalam mobil dan kami akan kehilangan sekitar satu jam waktu melaju dengan pergantian pebalap," tambah sang juara bertahan.

"Dengan tidak adanya pemahaman nyata mengenai apakah cuaca baik akan datang atau tidak, saya mengambil keputusan untuk mengorbankan waktu itu demi tim dapat memahami mobil dengan lebih baik melalui rencana melaju."

Gas-gas panas Bottas berada di urutan kedua secara keseluruhan, lebih lambat 0,303 detik dibanding Vettel, dengan waktu terbaiknya juga diukir melalui ban-ban lunak.

"Saya tidak pernah berpikir saya pernah berkendara dalam kondisi-kondisi dingin sebelumnya di Formula 1. Ban-ban tidak dibuat untuk kondisi-kondisi seperti ini," kata pebalap Finlandia itu.

McLaren memiliki pagi yang lebih baik ketimbang pada Senin, ketika mobil Fernando Alonso kehilangan roda dan masuk ke gravel, di mana pebalap Belgia Stoffel Vandoorne berada di urutan ketiga tercepat, namun dengan hanya mencatatkan 37 lap.

Tim mengatakan terdapat kebocoran klip knalpot yang menyebabkan gas-gas panas terdorong kembali menuju dudukan kabel yang mencakup kabel rem. McLaren menarik mobilnya, namun cuaca telah memburuk saat mobil mereka kembali siap digunakan.

Pebalap Red Bull Max Verstappen juga mengalami masalah-masalah teknis, setelah rekannya yang berasal dari Australia Daniel Ricciardo mencatatkan waktu tercepat pada Senin, di mana mobil bertahan di garasi untuk sebagian besar pagi hari ketika para mekanik memperbaikinya. Pebalap Belanda 20 tahun itu berakhir dengan menjadi yang tercepat urutan keempat.

Ramalan cuaca untuk Rabu adalah basah dan tim-tim telah mempertimbangkan untuk menambahi satu hari pengujian untuk mengompensasi hilangnya waktu trek.

Williams memiliki sesi pengambilan gambar pribadi yang dijadwalkan untuk sirkuit ini pada Jumat, maka tambahan satu hari kelihatannya harus ditambahi pada pekan depan.

Sumber : Antara/Reuters

Tag : f1
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top