All England 2018: Ahsan/Hendra Dinilai Masih Bisa Juara

Jika berhasil melewati laga kedua, Herry yakin peluang mereka lolos ke babak yang lebih tinggi akan terbuka. "Kalau mereka (Hendra/Ahsan) bisa lewatin itu, kans mereka bisa di semi atau final, kemungkinan itu ada. Kuncinya di babak kedua," kata Herry.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Februari 2018  |  18:38 WIB
All England 2018: Ahsan/Hendra Dinilai Masih Bisa Juara
Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan - Badminton Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Pasangan ganda putra Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan akan kembali dipasangkan di turnamen All England yang digelar pada 14 hingga 18 Maret 2018. Dipisahkan lebih dari setahun, pasangan juara dunia tahun 2013 dan 2015 ini dinilai masih memiliki peluang di All England nanti.

"Kalau kesempatan saya rasa ada. Menurut saya di babak pertama, perkiraan saya, bukan mengecilkan lawan Belanda, kita harus tetap waspada, tapi menurut saya (Belanda) masih bisa diatasi," kata pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi, saat ditemui di Pelatnas Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), di Cipayung, Jakarta Timur, Selasa, 27 Februari 2018.

Pasangan asal Belanda, Jacco Arends/Ruben Jillie, akan jadi lawan pertama Hendra/Ahsan di All England. Herry mengatakan laga krusial akan tersaji di babak kedua. Kemungkinan, Hendra/Ahsan akan menghadapi unggulan empat asal China, Zhang Nan/Liu Yuchen.

Jika berhasil melewati laga kedua, Herry yakin peluang mereka lolos ke babak yang lebih tinggi akan terbuka. "Kalau mereka (Hendra/Ahsan) bisa lewatin itu, kans mereka bisa di semi atau final, kemungkinan itu ada. Kuncinya di babak kedua," kata Herry.

Hendra/Ahsan menjadi satu-satunya wakil Indonesia di ganda putra All England yang terpisah dari hasil undian. Tiga pasangan ganda putra lain, Kevin Sanjaya Sukamulyo/Marcus Fernaldi Gideon, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Angga Pratama/Rian Agung Saputro kemungkinan akan bentrok satu sama lain di babak awal.

Hendra/Ahsan dipisahkan pasca gagal di Olimpiade Rio 2016. Sebelumnya, pasangan ini telah meraih kesuksesan sejak 2013. Selain meriah gelar juara dunia pada 2013 dan 2015, Hendra/Ahsan juga tercatat pernah mempersembahkan emas bagi Indonesia di Asian Games 2014 di Incheon. Mereka juga sempat menyabet gelar juara All England pada 2014.

Pada akhir 2017, Hendra dan Ahsan kembali dipasangkan. Kejuaraan Nasional di Bangka Belitung menjadi turnamen comeback pertama mereka. Gelar juara pun disabet.

Pada 2018, Hendra/Ahsan baru satu kali dipasangkan, yakni di turnamen India Open 2018. Di sana, mereka berhasil menembus semifinal, sebelum dihentikan unggulan pertama sekaligus rekan satu pelatnas, Kevin/Marcus.

Sebelum berlaga di All England 2018, Hendra/Ahsan juga akan dipasangkan di German Open 2018 pada 6-11 Maret. Turnamen itu dijadikan Herry IP sebagai ajang pemanasan sebelum bertanding di All England.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bulutangkis

Sumber : Tempo

Editor : Andhika Anggoro Wening
Top