Bertarung di Serbia, Dewi Ardhiani Pecatur Indonesia Ke-10 Raih Grand Master

Pecatur Indonesia Dewi Ardhiani Anastasia Citra menyabet gelar Woman Grandmaster setelah mengalahkan Grand Master dari FIDE (World Chess Federation), Popchev Milko.
M. Syahran W. Lubis | 19 November 2017 21:44 WIB
Pecatur nasional Dewi Ardhiani Anastasia Citra meraih GM saat bertarung di Serbia. - Antara/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA - Pecatur Indonesia, Dewi Ardhiani Anastasia Citra, yang bertanding pada turnamen catur internasional di Novi Sad, Serbia, menyabet gelar Woman Grandmaster setelah mengalahkan Grand Master dari FIDE (World Chess Federation), Popchev Milko.

Turnamen Catur Internasional "IM Round robin Third Saturday 54" dimulai 12 November hingga 18 November tersebut diikuti oleh 10 atlet dari enam Negara termasuk dari FIDE, demikian Pelaksana Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Beograd, Mutiara Anggun, yang ikut mendampingi atlet Indonesia.

Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya (Pensosbud) KBRI di Serbia Habadi Soewedo menjelaskan dalam turnamen catur itu juga digelar turnamen GM Round robin Memorial Milje Vujovica yang diikuti 10 atlet dari tujuh negara. Turnamen tersebut diikuti pula oleh atlet catur Indonesia, Sean Winshand Cuhendi.

Selaku perwakilan Pemerintah Indonesia di luar negeri, KBRI mendukung dan mendorong semakin majunya olahraga Indonesia.

Duta Besar RI untuk Republik Serbia merangkap Montenegro, Harry R.J. Kandou, menyatakan KBRI senantiasa mendukung berbagai upaya untuk memajukan olahraga Indonesia, termasuk memberi pendampingan pada saat turnamen catur internasional ini.

Dia menjelaskan keberhasilan ini merupakan suatu bukti bahwa Indonesia memiliki potensi yang begitu besar di bidang olahraga.

Dia mengharapkan keberhasilan pecatur Indonesia ini dapat semakin mendorong semangat dan optimisme berbagai pihak untuk mendukung atlet Indonesia.

Grandmaster (GM) adalah gelar tertinggi yang diberikan oleh organisasi catur internasional, Federation Internationale des Echecs (FIDE), yang dapat dicapai seorang pecatur.

Selain gelar juara dunia, GM adalah gelar tertinggi yang dapat dicapai seorang pemain catur dan merupakan gelar seumur hidup, demikian ditulis Antara.

Berdasarkan catatan Bisnis.com, sebelum Dewi, Indonesia mempunyai sembilan GM yakni yang pertama dan tertua ialah Ardiansyah, yang meninggal dunia tepat 3 pekan yang lalu, kemudian Edhi Handoko (wafat 2009 saat 48 tahun), juga Ruben Gunawan (wafat 2005, 37 tahun).

Ada pula Herman Suradiradja yang kini berusia 64 tahun, Cerdas Barus (56 tahun), Susanto Megaranto (30 tahun), serta Utut Adianto, 52 tahun, yang sekarang menjadi Ketua Umum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi).

Indonesia juga punya GM wanita yakni Irene Kharisma Sukandar, 25 tahun, serta Medina Warda Aulia, 20 tahun. Dengan demikian, Dewi Ardhiani merupakan GM Indonesia ke-10 dan ketiga wanita.

Tag : catur
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top