Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Masuk Final Malaysia Open 2017: Marcus Ternyata Lagi Kurang Fit

Masuk Final Malaysia Open 2017, Marcus Ternyata Lagi Kurang Fit
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 April 2017  |  23:37 WIB
Masuk Final Malaysia Open 2017: Marcus Ternyata Lagi Kurang Fit
Ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo-Marcus Fernaldi Gideon - Badminton Indonesia
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo kembali menjadi tumpuan Indonesia untuk meraih gelar juara di ajang Malaysia Open Super Series Premier 2017. Penghuni rangking dua dunia ini melaju ke final setelah menang dua game langsung dari Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang), dengan skor 21-16, 21-13.

Kalah dari Kamura/Sonoda di pertemuan sebelumnya di Dubai World Super Series Finals 2016 tak membuat Marcus/Kevin gentar. Keduanya justru begitu percaya diri, mereka langsung menemukan irama permainan sejak game pertama. Sempat ketinggalan 5-10, Marcus/Kevin tak mau ambil pusing, mereka terus berburu poin.

Pada game kedua, Kamura/Sonoda semakin kesulitan untuk mengembangkan permainan. Pasangan unggulan kedua ini hanya mampu meladeni permainan Marcus/Kevin dan akhirnya terus bertahan di tengah hujan serangan yang dilancarkan Marcus/Kevin.

Diakui Kevin/Marcus, pertandingan di perempat final melawan Li Junhui/Liu Yuchen (China) kemarin memang lebih berat dari hari ini.

“Lawan hari ini memang tidak sesulit kemarin. Tetapi hari ini badan saya lemas sekali, masih belum fit. Untungnya kami hari ini lagi enak mainnya,” ujar Marcus kepada Badmintonindonesia.org.

“Kami memang kalah dari pasangan Jepang ini sebelumnya, tetapi makin lama kan kami makin banyak pengalaman, sudah pernah juara juga. Seperti sekarang kalau badannya lagi nggak enak bisa ngomong ke Kevin, disiasati bersama dan usaha cari poin dengan cara bagaimana,” tambah Marcus.

“Hari ini kami hanya memberikan yang terbaik dan usaha semaksimal mungkin. Kalau sudah berjuang, masalah hasil itu nomor dua,” tutur Kevin.

Sebelumnya di semifinal ganda campuran, pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dihentikan Lu Kai/Huang Yaqiong (China), dengan skor 8-21, 16-21.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bulutangkis

Sumber : Badminton Indonesia

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top