Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rapat dengan DPR, Kemenpora Diminta Lengkapi Dokumen Anggaran

Komisi X DPR RI meminta Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melengkapi dokumen-dokumen rencana kerja dan anggaran kementerian pada 2017.
Menpora Imam Nahrawi/Antara-Widodo S. Jusuf
Menpora Imam Nahrawi/Antara-Widodo S. Jusuf

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi X DPR RI meminta Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melengkapi dokumen-dokumen rencana kerja dan anggaran kementerian pada 2017.

"Kami baru menerima bahan rapat pada pukul 10.15 WIB. Kami juga melihat bahan rapat itu, salah satunya, akan mengubah keputusan rapat kerja yang lalu," kata Ketua Komisi X DPR Teuku Riefky Harsya di Gedung DPR Jakarta pada Kamis (20/10/2016).

Akibatnya, rapat kerja Komisi X DPR bersama Menpora diskors dan dilanjutkan kembali pada pukul 19.00 WIB.

Komisi X, menurut Riefky, perlu mengambil keputusan secara hati-hati menyusul anggaran yang diajukan Kemenpora dan meminta Kemenpora melampirkan dokumen pendukung seperti dokumen pertemuan tiga kementerian yaitu Kementerian Keuangan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), dan Kemenpora.

"Terkait anggaran realokasi Gelora Bung Karno yang akan digunakan untuk penggunaan yang baru. Itu harus mendapatkan persetujuan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melalui pertemuan trilateral yaitu Kemenkeu, Bappenas, dan Kemenpora. Kami minta dokumen itu lengkap sehingga keputusan nanti sesuai dengan aturan yang berlaku," katanya.

Riefky menambahkan Komisi X masih punya sisa waktu pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kemenpora 2017 hingga Senin (24/10) sebelum menyerahkan hasil keputusan pada Badan Anggaran DPR pada Selasa (25/10/2016).

"Kami tidak ada persidangan pada Jumat (21/10/2016) sehingga kami berharap selesai malam ini. Jika belum selesai, kami masih punya waktu hingga Senin," ujar Riefky.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menyetujui agar rapat kerja anggaran kementeriannya, termasuk realokasi anggaran renovasi GBK akan kembali berlanjut pada pukul 19.00 WIB.

Pada Selasa (18/10), Komisi X PR RI menyetujui anggaran sebagian biaya penyiaran dan operasional kepanitian Asian Games serta hak cipta Asian Para Games 2018 sebesar Rp235,603 miliar yang diajukan Kemenpora.

Anggaran biaya penyiaran Asian Games dan hak cipta Asian Para Games 2018 itu berasal dari rencana realokasi anggaran renovasi kawasan Gelora Bung Karno (GBK) oleh Kemenpora sebesar Rp500 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Newswire
Sumber : Antara

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler