Piala Uber 2016: Kepala Pelatih Edwin Iriawan Mundur

Kepala Pelatih Tunggal Putri PBSI, Edwin Iriawan, secara resmi mengundurkan diri terhitung Juni 2016 karena alasan keluarga meski saat ini para jagoan bulu tangkis Indonesia masih mengikuti kejuaraan Piala Uber 2016 di Kunshan, China.
Newswire | 17 Mei 2016 03:25 WIB
Tim Uber Indonesia berpose di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Senin (9/5). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -  Kepala Pelatih Tunggal Putri PBSI, Edwin Iriawan, secara resmi mengundurkan diri terhitung Juni 2016 karena alasan keluarga meski saat ini para jagoan bulu tangkis Indonesia masih mengikuti kejuaraan Piala Uber 2016 di Kunshan, China.

Wakil Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budhiarto dalam rilis yang diterima Antara di Jakarta, Senin mengatakan, pengunduran diri Edwin Irawan telah disetujui dan secara resmi diberhentikan melalui SK PBSI nomor SKEP/031/0.5/V/2016 dan mengangkat Bambang Supriyanto sebagai kepala pelatih terhitung 15 Mei.

"Walaupun Edwin resmi diberhentikan pada Juni 2016, tetapi semua tugas dan tanggung jawab sudah diberikan kepada Bambang sejak pertengahan Mei. Hal ini dikarenakan kami ingin memberikan kesempatan kepada Edwin untuk bisa mengurus semua keperluan untuk kepindahannya," katanya.

Dengan demikian tim tunggal putri pelatnas kini kembali dipimpin oleh Bambang Supriyanto yang sebelumnya pernah menduduki posisi kepala pelatih tunggal putri. Bambang saat ini juga tengah mendampingi tim tunggal putri di event Piala Uber 2016 yang berlangsung di Kunshan, China.

"Kami sangat memahami dan menghargai keputusan Edwin yang lebih memilih keluarga. Semoga kedepannya bisa lebih sukses, walaupun sudah tidak bersama PBSI. Rencananya Edwin akan menetap di Batam. Terima kasih atas kontribusi dan jerih payah dalam mendukung tim bulutangkis Indonesia selama ini," katanya menambahkan, Senin (16/5/2016).

Edwin Iriawan sebelum menjadi kepala pelatih tunggal putri pelatnas Cipayung adalah menjadi pelatih tim nasional India pada 2014. Setelah itu, Edwin dipanggil untuk membantu melatih ganda campuran bersama dengan kepala pelatih ganda campuran pelatnas, Richard Mainaky.

Namun demikian, karir Edwin menangani ganda campuran tidak berlangsung lama karena mendapatkan kepercayaan untuk menjadi pelatih tunggal putri bersama dengan kepala pelatih tunggal putri Bambang Supriyanto yang saat ini menjadi penggantinya.

Setelah hampir satu tahun menjadi pelatih tunggal putri, Edwin Iriawan sejak awal 2016 diangkat menjadi kepala pelatih tunggal putri. Hanya saja, masa jabatannya tidak panjang setelah dirinya resmi mengundurkan diri dan ingin fokus bersama dengan keluarga.

 

Sumber : Antara

Tag : piala uber
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top