F1 GP Rusia: Rosberg Juara, Rio Terhenti

Pemuncak klasemen kejuaraan Formula 1 Nico Rosberg mengukir kemenangan di Grand Prix Rusia di Sochi pada Minggu (1/5/2016).
Newswire | 02 Mei 2016 01:41 WIB
Nico Rosberg merayakan kemenangan di GP Rusia - Reuters/Maxim Shemetov

Bisnis.com, JAKARTA - Pemuncak klasemen kejuaraan Formula 1 asal Jerman Nico Rosberg mengukir kemenangan di Grand Prix Rusia di Sochi pada Minggu (1/5/2016).

Rekan setimnya Lewis Hamilton bangkit dari start di posisi ke-10 untuk dapat mengamankan finis satu-dua bagi Mercedes.

Balapan diawali dengan situasi kacau, pebalap Ferrari Sebastian Vettel terdorong ke tembok oleh pebalap Red Bull Daniil Kvyat, namun Rosberg menjalani sore hari tanpa masalah meraih kemenangan yang ke-18 sepanjang kariernya.

Pebalap Jerman itu menyamai pencapaian rekan senegaranya Michael Schumacher dalam memenangi tujuh balapan secara beruntun, di mana hanya Vettel (sembilan balapan pada 2013 bersama Red Bull) dan almarhum Alberto Ascari asal Italia yang lebih unggul daripada mereka.

Hamilton tertinggal 25 detik di belakang Rosberg, di mana pebalap Ferrari Kimi Raikkonen finis di urutan ketiga setelah memenangi pertarungan dengan sesama pebalap Finlandia yang membela Williams Valtteri Bottas, yang mengawali balap dari baris depan.

Rosberg, yang memenangi tiga balapan terakhir pada 2015 dan kini telah mengoleksi empat kemenangan pada empat balapan pertama 2016, unggul atas juara dunia tiga kali Hamilton sebesar 43 angka di klasemen, dengan 17 balapan tersisa.

Sementara itu pebalap Manor Racing asal Indonesia, Rio Haryanto, gagal menyelesaikan balapan dan tidak mendapat nilai apa pun di Sochi. Dia mengaku tidak dapat menghindari mobil Nico Hulkenberg dari tim Force India pada lap pertama tikungan kedua.

"Hari ini saya tidak beruntung dan itu sangat mengecewakan. Pada tikungan kedua banyak mobil yang saling bertabrakan dan mobil Hulkenberg berputar-putara tapi saya tidak dapat menghindarinya," ujar Rio dalam halaman facebook resmi tim Manor Racing.

Rio gagal menyelesaikan perlombaan Grand Prix Rusia setelah mobil MRT05 bernomor 88 itu rusak akibat tertabrak mobil Hulkenberg.

Mobil tim Force India bernomor 27 menabrak mobil Rio pada tikungan kedua sirkuit sepanjang 5,848 kilometer itu. Sebelum menabrak MRT05, mobil Hulkenberg dan mobil pebalap tim Haas Esteban Gutierrez saling bertabrakan saat masuk tikungan kedua.

Tabrakan pada mobil-mobil urutan belakang itu juga melibatkan pebalap tim Sauber Marcus Ericsson. Tapi, hanya Rio dan Hulkenberg yang tidak dapat menyelesaikan perlombaan. Sedangkan Gutierrez dan Ericsson tetap menuntaskan perlombaan sepanjang 53 lap yang menempuh jarak 309,745 kilometer itu.

Rio mengatakan telah mengawali perlombaan dengan bagus karena dapat melewati beberapa pebalap di depannya menjelang tikungan kedua.

"Setelah beberapa hari, saya harus menuntaskan akhir pekan seperti ini yang mengecewakan. Tapi sisi positifnya, Saya merasa lebih kompetitif dan saya akan terus melanjutkannya pada perlombaan berikutnya di Barcelona," ujar Rio.

Direktur Manor Racing Dave Ryan mengatakan Rio hanyalah penumpang di dalam mobilnya saat mobil Hulkenberg menabrak MRT05.

"Dari potongan video rekaman, kami melihat Rio sempat melayang. Kerusakan pada mobil Rio dapat menceritakan banyak hal tentang kejadian itu yang memaksanya keluar dari perlombaan," kata Ryan.

Rekan satu tim Rio pada Manor Racing Pascal Wehrlein menyelesaikan perlombaan pada urutan ke-18 atau terakhir setelah empat pebalap lain tidak dapat menyelesaikan perlombaan, termasuk pebalap Ferrari Sebastian Vettel.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
f1, rio haryanto, Manor Racing

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top