Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tim Piala Thomas Incar Juara Grup, Uber Cukup Runner-Up

PBSI menargetkan tim Thomas Indonesia meraih juara grup dalam turnamen final Piala Thomas-Uber yang akan berlangsung di Kunshan, China, pada 15-22 Mei.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Maret 2016  |  21:02 WIB
Tim Piala Thomas Incar Juara Grup, Uber Cukup Runner-Up
Tommy Sugiarto, salah satu andalan tim Piala Thomas Indonesia - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menargetkan tim Thomas Merah-Putih meraih juara grup dalam turnamen final Piala Thomas-Uber yang akan berlangsung di Kunshan, China, pada 15-22 Mei.

"Kami menargetkan tim Thomas menjadi juara grup agar tidak menghadapi tim unggulan pada grup lain (di babak berikutnya)," kata Wakil Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto di sela-sela pemberian bonus PB Djarum kepada pasangan peraih gelar juara All England 2016 Praveen Jordan/Debby Susanto di Jakarta pada Selasa (22/3/2016).

Berdasarkan undian turnamen final Piala Thomas-Uber, Tim Thomas Indonesia berada di Grup B bersama tim India, Thailand, dan Hong Kong.

Tim Thomas Indonesia terdiri dari Tommy Sugiarto, Ihsan Maulana Mustofa, Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, Angga Pratama, Ricky Karanda Suwardi, Kevin Sanjaya Sukamuljo, dan Marcus Fernaldi Gideon.

Indonesia, lanjut Budiharto, membidik perolehan poin pada satu nomor tunggal dan dua nomor ganda dalam persaingan Piala Thomas di China.

Sementara untuk tim Uber Indonesia, PBSI menargetkan posisi runner-up dalam Grup C menyusul kekuatan bagus tim Uber Thailand pada nomor tunggal dan ganda.

"Kami akui tim Uber Indonesia tidak sekuat China, Jepang, dan Korea Selatan. Tapi dalam permainan beregu, semua kemungkinan bisa terjadi karena Fitriani kemarin bisa mencuri angka dari Korsel dalam kualifikasi Piala Uber," ujar Budiharto.

Tim Uber Indonesia juga satu grup dengan tim Uber Bulgaria dan tim Uber Hong Kong. Tim putri Indonesiai itu terdiri dari Maria Febe Kusumastuti, Hanna Ramadini, Fitriani, Gregoria Mariska, Greysia Polii, Nitya Krishinda Maheswari, Anggia Shitta Awanda, Ni Ketut Mahadewi Istarani, Della Destiara Haris, dan Rosyita Eka Putri Sari.

"Kami memang perlu memantapkan pasangan putri pelapis Greysia/Nitya yaitu Ketut/Anggia dan Della/Rosyita. Kami akan menyeratakan mereka dalam beberapa turnamen pada dua bulan menjelang final Piala Uber agar menjadi bekal pertandingan," ujar Budiharto.

Legenda bulu tangkis Indonesia pada nomor ganda Christian Hadinata mengatakan pasangan-pasangan putri pelapis seperti Ketut/Anggia maupun Della/Rosyita tidak dapat terus berlindung di balik nama besar Greysia/Nitya.

"Mereka seringkali merasa belum waktunya untuk tampil berprestasi. Kita dapat melihat prestasi Praveen Jordan/Debby Susanto pada ganda campuran sebagai pembanding. Selisih prestasi mereka dengan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir tidak jauh berbeda saat ini," kata Christian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

piala thomas piala uber

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top