Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Motogp Siap Beraksi di Argentina

Para pebalap tak sabar ingin adu kecepatan di sirkuit yang baru dimasukkan pada musim balap MotoGP 2014, yakni Sirkuit Rio Hondo Argentina.
Lukas Hendra TM
Lukas Hendra TM - Bisnis.com 25 April 2014  |  22:03 WIB

Bisnis.com JAKARTA – Para pebalap tak sabar ingin adu kecepatan di sirkuit yang baru dimasukkan pada musim balap MotoGP 2014, yakni Sirkuit Rio Hondo Argentina.

Pasalnya, sirkuit ini baru digunakan kembali untuk balapan MotoGP sejak terakhir kali digunakan pada 1999.

Para pembalap mengaku tidak sabar untuk segera adu geber tunggangannya pada balapan yang akan dilaksanakan pada Minggu (27/4/2014).

Juara Dunia 9 kali, Valentino Rossi bahkan mengaku terkesan dengan  sirkuit dengan panjang lintasan 4,8 kilometer.

Dia sempat menjajal sirkuit tersebut dengan skuter dan memprediksi balapan akan menjadi lebih menarik.

“Sirkuit ini, layaknya sirkuit baru, sangat modern. Tak hanya itu, sirkuit ini dirancang khusus untuk balapan motor. Sangat mengalir, lebar dan cepat,” ujarnya seperti dikutip dari Crash.net pada Jumat (25/4/2014).

Dia mengaku sulit menemukan titik pengereman. Pasalnya, dia menjajal sirkuit dengan menggunakan motor skuter dan melaju untuk beberapa putaran.

Padahal, The Doctor, julukan Rossi merupakan pembalap dengan tipe pengereman telat dibandingkan dengan pembalap-pembalap lainnya. Inilah yang menjadi cirri khas Rossi dalam melibas lawan-lawannya.

Memang, peluang The Doctor pada balapan seri ketiga musim 2014 jauh lebih besar. Pasalnya, dia satu-satunya pembalap yang masih aktif yang sempat merasakan balapan di sirkuit ini.  “Pada 1998 merupakan momen yang tak terlupakan. Perlombaan terakhir tahun itu, di tengah-tengah persaingan antara Harada dan Capirossi yang sangat lucu dan tak terlupakan,” ujarnya.

Meski pabrikan Yamaha masih menyimpan sejumlah masalah terkait dengan settingan motor yang berakibat kondisi ban yang lebih cepat habis.

Sementara itu, pembalap tim pabrikan Honda asal Spanyol, Dani Pedrosa mengaku buta soal sirkuit ini.

“Saya tidak tahu banyak soal trek baru, saya sudah mencoba untuk melakukan beberapa pekerjaan rumah dengan peta dan video dan mencari tahu sebanyak yang saya bisa sebelum tiba,” ujarnya. 

Namun, boleh jadi peluang tim Respsol itu terbuka. Pasalnya, Honda telah menemukan settingan motor yang pas. Itu terbukti pada seri terakhir yang meninggalkan lawan-lawannya dengan jarak 22 detik.

Padahal, sirkuit baru dengan konsep lintasan cepat yang bervariasi ini diprediksi akan mengkis ban yang jauh lebih banyak. Padahal, masalah ini tengah dihadapi pabrikan Garpu Tala.

Lantas bagaimana serunya balapan di Argentina nanti? Layak kita tunggu.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

motogp
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top