Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

GP Italia: Perburuan Gelar Juara Dunia Lewis Hamilton Finish di Monza

Bisnis.com, MONZA - Lewis Hamilton mengakui bahwa perburuannya untuk gelar juara dunia keduanya sudah berakhir pada Minggu (8/9),  setelah pebalap Mercedes itu hanya mencapai finis di posisi kesembilan pada Grand Prix Italia. Pebalap Inggris berusia
News Editor
News Editor - Bisnis.com 08 September 2013  |  23:43 WIB
GP Italia: Perburuan Gelar Juara Dunia Lewis Hamilton Finish di Monza
Bagikan

Bisnis.com, MONZA - Lewis Hamilton mengakui bahwa perburuannya untuk gelar juara dunia keduanya sudah berakhir pada Minggu (8/9),  setelah pebalap Mercedes itu hanya mencapai finis di posisi kesembilan pada Grand Prix Italia.

Pebalap Inggris berusia 28 tahun, yang menempati posisi start ke-12 setelah sesi kualifikasi yang mengecewakan pada Sabtu, didera lebih banyak masalah lagi pada Minggu, saat juara dunia tiga kali Sebastian Vettel asal Jerman meraih kemenangan keenamnya tahun ini bagi tim Red Bull.

Vettel kini mengungguli posisi ketiga Hamilton dengan 81 poin dalam perburuan gelar.

Hamilton mengatakan,"Mengerikan saat anda tidak memiliki energi dan mengerahkan segalanya untuk dua posisi -- dan itu sekarang untuk kejuaraan." "Ini akhir pekan yang sangat sulit. Kesembilan. Saya seharusnya bisa lebih jauh di depan dan saya sangat kecewa dengan diri saya sendiri. Saya gagal dalam kualifikasi dan tidak mungkin untuk memperbaiki posisi." "Secara keseluruhan, ini merupakan mimpi buruk, malapetaka akhir pekan.

"Tentu, saya akan terus berupaya dan mengeluarkan segenap kemampuan terbaik saya dan berusaha untuk memenangi beberapa balapan dan meraih beberapa poin di sini dan di sana, tapi mobil dia begitu cepat."

Hamilton, yang tergelincir di Parabolica dan mobilnya rusak dalam kualifikasi sebelum dihambat pebalap Jerman di Force India, Adrian Sutil, mengalami kesialan yang mirip pada Minggu.

Dia tidak bisa menggunakan radionya dan mengalami kebocoran yang memaksa dia mengubah strategi, menambah sebuah pit-stop, selama balapan.

Dia mengatakan ini hampir seperti mengemudi buta, anda tidak tahu kapan untuk pit, kapan untuk memacu dan apa yang terjadi. Tim harus menggunakan papan pit model lama untuk memberi instruksi kepada dia untuk masuk pit mengganti ban. (Antara/AFP)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vettel balap motor gp italia gp monza
Editor : Bambang Supriyanto
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top