RALLY CHAMPIONSHIPS 2: Subhan Aksa naik kelas

JAKARTA—Setelah sukses pada World Rally Championships 2012 untuk kategori Production World Rally Championships, Subhan Aksa dari tim Bosowa akan berlaga di kelas World Rally Championships 2 pada seri 2013.Peralihan ini sesuai dengan regulasi yang
Muhammad Sarwani | 21 Desember 2012 01:30 WIB

JAKARTA—Setelah sukses pada World Rally Championships 2012 untuk kategori Production World Rally Championships, Subhan Aksa dari tim Bosowa akan berlaga di kelas World Rally Championships 2 pada seri 2013.Peralihan ini sesuai dengan regulasi yang ditetapkan federasi otomotif internasional (FIA). Sebab, Production World Rally Championships (PWRC) akan dihapus dari lomba, dan digantikan dengan World Rally Championships (WRC) yang terbagi tiga kelas, yakni 1, 2, dan 4.Keterangan resmi yang disampaikan tim media Subhan kepada Bisnis, Kamis (20/12), mengemukakan, WRC 2 yang diikuti pereli kawakan nasional itu merupakan kelas gabungan mobil-mobil yang sebelumnya berkompetisi di kelas  Super2000 WRC (SWRC) dan PWRC.Konsekuensinya dia harus ikhlas meninggalkan Mitsubishi Lancer Evolution X yang membawanya ke peringkat 5 besar  PWRC 2012 dan juara Indonesia 2012.Dari spesifikasi dan regulasi teknisnya, akan sulit bersaing di WRC2 jika tetap mengandalkan Evo X menghadapi mobil-mobil eks kelas SWRC seperti Ford Fiesta 2000 dan Skoda Fabia 2000 yang pada serial 2012 mendominasi SWRC.“Bodi mobil lebih ramping, tapi semburan tenaganya lebih besar. Handling-nya lebih mudah dan juga lebih lincah bermanuver. Berdasarkan pengamatan saya musim ini, mobil-mobil PWRC bisa kalah 1-2 detik per 1 km dibandingkan pacuan SWRC.”Untuk itu Subhan akan beralih pacuan serta pembicaraan intensif sudah dilakukan dengan Ford maupun Skoda yang merupakan jelmaan dari Volkswagen. Ada jadwal untuk melakukan tes kedua mobil itu. Yang akan digunakan tergantung deal finansial dan teknisnya.Navigator Subhan Aksa, yakni Hade Mboi  sekaligus manajer Bosowa Rally Team, mengemukakan kelas yang diikuti Subhan pada musim depan semakin dekat dengan WRC sebagai kasta tertinggi reli dunia. Yang diincar pada tahun depan, bisa meraih prestasi di WRC.Pengalaman di PWRC sangat berguna menapaki jenjang selanjutnya, karena Subhan berhasil tiga kali naik podium. Tinggal status juara yang belum didapatnya.”Saya kira seorang kompetitor sejati harus memiliki kebutuhan psikis. Sebab, pada ajang reli nasional kami sudah punya taste. Semoga di reli dunia Subhan mampu naik podiumi. Tapi,membutuhkan perjuangan keras  demean mobil baru dan format kompetisi,”  ungkap Hade.Untuk program WRC2 peran navigator  dan manajer tim tetap dirangkap.  Namun, navigator Subhan akan ditentukan dan disesuaikan dengan masing-masing seri. Pada tahun ini dia sempat menggunakan tiga navigator internasional. (Bsi) 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup