Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Atlet Rusia Bertarung di Olimpiade Tanpa Kewajiban Divaksin Covid

Pemerintah Rusia menyatakan tidak ada kewajiban bagi atlet negara itu yang akan bertarung di Olimpiade Tokyo untuk divaksin Covid-19. Atlet Rusia akan berjuang di Jepang dengan menyandang nama Russian Olympic Committee (ROC) tanpa bendera tim serta lagu kebangsaan sebagai bagian dari sanksi atas skandal doping yang menimpa beberapa atlet di negara tersebut.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 Maret 2021  |  13:54 WIB
Warga memakai masker untuk mencegah penularan virus Covid-19 dengan latar belakang cincin Olimpiade raksasa di Tokyo, Jepang./Antara - Reuters
Warga memakai masker untuk mencegah penularan virus Covid-19 dengan latar belakang cincin Olimpiade raksasa di Tokyo, Jepang./Antara - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Rusia memberlakukan status sukarela saja mengenai vaksinasi Covid-19 bagi para atlet mereka yang akan bertarung di Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo tahun ini.

Hal itu dikemukakan Menteri Olahraga Rusia Oleg Matytsin dan sejalan dengan pernyataan Komite Internasional Olimpiade (IOC).

IOC, yang dipimpin Thomas Bach, pengacara berkebangsaan Jerman berusia 67 tahun, menyatakan bahwa vaksinasi Covid-19 memang dianjurkan, tetapi tidak diwajibkan untuk seluruh atlet yang akan berpartisipasi di Olimpiade.

“Kami sudah mengambil keputusan, vaksinasi untuk atlet-atlet tim nasional Rusia bersifat sukarela,” kata Matytsin.

“Sejumlah spesialis dari Federal Medical-Biological Agency (FMBA) saat ini bekerja sama dengan seluruh federasi olahraga. Bagi kami, situasi pandemi ini merupakan tantangan besar menjelang Olimpiade Tokyo,” lanjutnya.

Bulan lalu IOC juga menyatakan atlet-atlet Rusia pada Olimpiade Tokyo akan berkompetisi dengan akronim ROC (Russian Olympic Committee) dan tanpa bendera tim serta lagu kebangsaan, sebagai bagian dari sanksi atas skandal doping yang menimpa beberapa atlet di negara tersebut.

Setelah ditunda setahun akibat pandemi Covid-19, Olimpiade Tokyo dijadwalkan diselenggarakan mulai 23 Juli hingga 8 Agustus 2021.

Kegiatan akbar tersebut, yang menyematkan moto United by Emotion, akan mempertandingkan 33 cabang olahraga. Melihat catatan selama ini, cabor bulu tangkis dan angkat termasuk yang menjadi andalan Indonesia untuk mendulang medali.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rusia Olimpiade 2020 Covid-19

Sumber : Antara/Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top