Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jelang ATP Finals di Turin, Djokovic Punya Masalah Pergelangan Tangan

Petenis mantan peringkat satu dunia Novak Djokovic berusaha mengatasi masalah pergelangan tangan agar bisa tampil maksimal pada ajang penutupan akhir tahun ATP.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 September 2022  |  19:45 WIB
Jelang ATP Finals di Turin, Djokovic Punya Masalah Pergelangan Tangan
Petenis Serbia Novak Djokovic - Wimbledon.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Petenis mantan peringkat satu dunia Novak Djokovic berusaha mengatasi masalah pergelangan tangan agar bisa tampil maksimal pada ajang penutupan akhir tahun ATP Finals di Turin, November.

Masalah pergelangan tangan Djokovic muncul pekan lalu saat bermain di Laver Cup, London, Inggris setelah tidak bermain pada seri Amerika karena vaksinasi.

"Jujur saya sudah berjuang mengatasi masalah pergelangan tangan kanan saya selama empat, lima hari terakhir. Sekarang saya telah mengatasinya," kata Djokovic seperti dilaporkan Reuters, Senin.

Dia mengatakan lolos ATP Finals tetap menjadi tujuannya dan tetap akan bermain dalam turnamen Tel Aviv pekan ini, diikuti agenda di Kazakhstan pekan depan, kemudian Paris Masters akhir Oktober.

Kemenangan Grand Slam ke-21 dalam Wimbledon pada Juli menjamin Djokovic mengamankan tiket ATP Finals selama mampu bertahan dalam 20 besar dunia.

Djokovic yang saat ini menduduki peringkat ketujuh, mengatakan masalah pergelangan tangan bisa disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor. Absen dalam waktu cukup lama dari tur lapangan keras Amerika Utara dan turnamen akbar US Open juga menjadi salah satunya.

"Bisa karena tidak bertanding hampir tiga bulan, lalu kondisi di sini (London) sedemikian rupa sehingga bolanya benar-benar besar dan lambat. Anda harus melakukan banyak gerakan dan kecepatan pergelangan tangan, yang bisa menjadi penyebab mengapa saya merasa sakit," kata petenis berusia 35 tahun itu.

Turnamen selama tiga hari di O2 Arena London itu adalah ajang pertama Djokovic sejak Wimbledon  awal Juli. Namun dia kalah dari petenis Kanada Felix Auger-Aliassime pada hari terakhir kompetisi itu  Minggu.

"Saya tidak bisa melakukan servis secepat atau seakurat yang saya inginkan. Itu mempengaruhi keseluruhan pertandingan," pungkas Djokovic.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tenis novak djokovic

Sumber : Antaranews

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top