Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Alasan Petenis Natela Dzalamidze Pindah Warga Negara dari Rusia ke Georgia

Petenis kelahiran Rusia Natela Dzalamidze mengatakan keputusannya mengubah kewarganegaraan menjadi Georgia dimotivasi oleh keinginan bermain dalam Olimpiade.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Juni 2022  |  16:59 WIB
Petenis Natela Dzalamidze  -
Petenis Natela Dzalamidze -

Bisnis.com, JAKARTA - Petenis kelahiran Rusia Natela Dzalamidze mengatakan keputusannya mengubah kewarganegaraan menjadi Georgia dimotivasi oleh keinginan bermain dalam Olimpiade, sedangkan Wimbledon hanyalah sekadar bonus.

Pada April, All England Lawn Tennis Club (AELTC) melarang petenis Rusia dan Belarus bermain dalam Wimbledon gara-gara invasi ke Ukraina. Belarus menjadi tempat utama mulainya invasi itu.

Dalam daftar masuk Wimbledon, Dzalamidze sudah berstatus warga Georgia sehingga dia bisa berpasangan dengan petenis Serbia Aleksandra Krunic dalam ganda putri untuk Grand Slam lapangan tanah rumput itu.

WTA Tour menyatakan Dzalamidze sudah mematuhi peraturan tentang perubahan kewarganegaraan.

"Dalam kasus Natela, dia telah menyerahkan paspor dan identitas Georgia karena dia berdwi-kewarganegaraan, dan sebagai akibatnya, kewarganegaraannya telah resmi diubah dalam sistem WTA," kata WTA Tour seperti dikutip Reuters, Selasa.

"Ini terjadi sebelum finalisasi dan keluarnya daftar masuk Wimbledon."

Dzalamidze yang berayahkan orang Georgia, mengatakan meratanya kekuatan tenis Rusia dan skorsing yang diberlakukan kepada Rusia dalam Piala Billie Jean King yang harus dipatuhi semua petenis agar bisa memenuhi persyaratan mengikuti Olimpiade, telah mendorongnya beralih kewarganegaraan.

"Keputusan saya dibuat karena saya fokus kepada karir saya dan ingin memiliki kesempatan bertanding dalam Olimpiade," kata petenis berusia 29 tahun itu kepada Times.

"Diskusi pertama saya dengan WTA terjadi saat Indian Wells awal Maret.

"Jika saya membuat keputusan membela Georgia dan memiliki kesempatan bermain di Wimbledon, mengapa tidak? Saat ini saya memiliki peringkat terbaik dan perspektif saya saat ini adalah jauh lebih baik di Georgia."

Wimbledon yang dimulai 27 Juni dicabut poin peringkatnya oleh ATP dan WTA Tours karena keputusannya dalam melarang petenis Rusia dan Belarus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tenis olimpiade

Sumber : Antaranews

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top