Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Prestasi di Sea Games 2021, Bekal Indonesia Menuju Olimpiade 2024

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, menysukuri hasil apik yang diraih kontingen Indonesia di Sea Games 2021.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 Mei 2022  |  13:00 WIB
Menpora Zainudin Amali, didampingi Menteri BUMN Erick Thohir dan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas di Mimika Sport Centre, Mimika, Senin (4/10/2021). - Antara
Menpora Zainudin Amali, didampingi Menteri BUMN Erick Thohir dan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas di Mimika Sport Centre, Mimika, Senin (4/10/2021). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, menysukuri hasil apik yang diraih kontingen Indonesia di Sea Games 2021.

Menpora Zainudin Amali menyebut, pencapaian Indonesia di Sea Games 2021 Vietnam menjadi bekal dalam persiapan menuju Olimpiade 2024 di Paris.

Zainudin Amali juga menyebut dalam roadmap menuju Olimpiade Paris 2024, Indonesia akan mengikuti beberapa ajang lainnya seperti Sea Games 2023 di Kamboja dan Asian Games 2022 di Hangzhou, China.

"Pada 2023 nanti ada Sea Games Kamboja dan Asian Games di China. Kita berharap ini akan menjadi satu rangkaian persiapkan sesuai Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang menjadi pijakan untuk pembinaan prestasi," kata Zainudin Amali dalam keterangan tertulis, Rabu.

Sejak awal, Amali menegaskan bahwa dalam DBON, Sea Games dan Asian Games merupakan sasaran antara, sedangkan sasaran utama Indonesia adalah Olimpiade dan yang terdekat di Paris pada 2024.

Zainudin Amali juga menyebut bahwa harapan masyarakat dan Presiden Joko Widodo agar Indonesia memperbaiki peringkat dari Sea Games 2019 Filipina telah dijawab oleh kontingen Indonesia yang dikirim ke Sea Games 2021.

Kontingen Indonesia membawa pulang 69 emas, 92 perak, dan 80 perunggu. Tim Merah Putih finis di posisi tiga klasemen akhir Sea Games 2021.

"Dengan komposisi atlet yang lebih sedikit dari saat ke Sea Games Filipina yang mencapai 841 dan di Vietnam hanya setengahnya yakni 499 atlet tetapi dengan raihan prestasi berada di peringkat ketiga," kata Amali.

Sea Games 2021, kata Amali, menjadi ajang untuk mengimplementasikan paradigma baru dalam pengiriman atlet. Selain itu, program cetak juara yang kaitannya dengan DBON ampuh mengangkat prestasi.

Indonesia tidak lagi bangga dengan pengiriman atlet dengan jumlah yang banyak, tetapi kualitas atlet yang dikirim benar-benar terseleksi oleh tim review.

"Ke depan kami akan makin ketatkan lagi dengan parameter-parameter yang lebih ketat, sehingga kesiapan kita sesuai DBON targetnya adalah Olimpiade," tutur Amali.

Terkait komposisi atlet yang dikirimkan adalah 60 persen atlet muda dan 40 persen senior. Hal itu sebagai upaya mempersiapkan atlet pelapis.

Dalam DBON ini, kata Amali, menjadi panduan pembinaan termasuk dalam pengiriman atlet sesuai rekomendasi tim review Kemenpora dan sport science menjadi pendamping utama.

"Jadi atlet yang tidak siap tentu tidak kami kirim. Ke depan akan ada pengetatan fisik baik kebugaran, cedera, dan sebagainya," Amali menambahkan.

Dia juga kembali menegaskan pemerintah dan stakeholder olahraga akan konsisten menjalankan DBON sehingga semua benar-benar harus mempersiapkan dengan serius.

"Kami menyiapkan pembinaan-pembinaan di sentra-sentra sesuai dengan Perpres 86/2021 dan langsung kita tempelkan langsung ke perguruan tinggi, misalnya di DKI ada di UNJ, Bandung ada di UPI, Jateng di Unnes Semarang, dan Jatim di Unesa Surabaya dan sebagainya. Perguruan tinggi ini dulunya IKIP karena mereka miliki fakultas keolahragaan dan lab sport science dan lab school yang memadai," kata Menpora.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

menpora Zainudin Amali Sea Games 2021 Olimpiade 2024
Editor : Taufan Bara Mukti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top