Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sea Games 2021: Cedera, Windy Cantika Gagal Pertahankan Medali Emas Angkat Besi

Atlet angkat besi Indonesia, Windy Cantika Aisah, gagal mempertahankan emas di Sea Games 2021.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 Mei 2022  |  18:12 WIB
Lifter putri Indonesia Windy Cantika Aisah melakukan angkatan snatch dalam kelas 49 Kg Putri Grup A Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, Sabtu (24/7/2021). Windy Cantika berhasil mempersembahkan medali pertama bagi Indonesia yakni perunggu dengan total angkatan 194 Kg. ANTARA FOTO - Sigid Kurniawan
Lifter putri Indonesia Windy Cantika Aisah melakukan angkatan snatch dalam kelas 49 Kg Putri Grup A Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, Sabtu (24/7/2021). Windy Cantika berhasil mempersembahkan medali pertama bagi Indonesia yakni perunggu dengan total angkatan 194 Kg. ANTARA FOTO - Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Atlet angkat besi Indonesia, Windy Cantika Aisah, gagal mempertahankan emas di Sea Games 2021.

Lifter putri Indonesia, Windy Cantika Aisah, merupakan peraih medali emas di nomor 49 kg di Sea Games 2019 Filipina.

Bertanding di Hanoi Sports Training and Competition Center, Windy Cantika Aisah harus pulang dengan tangan hampa di Sea Games 2021, Kamis (19/5/2022).

Untuk kategori snatch, Windy berada di posisi kedua dengan angkatan terbaik 86kg. Namun dia gagal melakukan angkatan dalam tiga kali percobaan angkatan clean and jerk seberat 100kg.

"Tetap disyukuri. Iya, saya ada cedera pinggul dan tulang kering yang sudah berasa sebelum Kejuaraan Dunia Junior 2022, jadi mungkin pas melakukan jerk-nya kurang menguasai," ucap Windy Cantika Aisah.

Medali emas kelas 49kg diraih oleh lifter Thailand, Khambao Surodchana, dengan total angkatan 195kg (snatch 88kg dan clean and jerk 107kg). Dia juga berhasil memperbarui rekor Sea Games yang sebelumnya dipegang Windy.

Sedangkan medali perak diamankan lifter Vietnam, Dinh Thi Pham, dengan total angkatan 183kg (snatch 80kg dan clean and jerk 103kg), dan medali perunggu menjadi milik lifter Filipina Amis Ramos Rosegie dengan total angkatan 179kg (snatch 81kg dan clean and jerk 98kg).

Windy melakukan debutnya di ajang Sea Games 2019 dan langsung merebut medali emas sekaligus mencatatkan rekor Sea Games kelas 49kg.

Lifter berusia 19 tahun itu membukukan total angkatan 190kg, 86kg snatch dan 104kg clean and jerk.

Namun pada Sea Games 2019, lifter Thailand yang kerap menjadi rival terberat Indonesia itu tidak ikut berpartisipasi dalam kejuaraan kawasan Asia Tenggara itu karena dijatuhi sanksi larangan berkompetisi akibat temuan kasus doping.

Catatan terbaik Windy sejauh ini adalah 194kg (snatch 84kg dan clean and jerk 110kg), yang diraihnya saat meraih perunggu Olimpiade Tokyo 2020.

Pada lomba yang berlangsung lebih awal, Siti Nasifatul Hariroh meraih perunggu kelas 45kg (snatch 72kg dan clean and jerk 90kg), sedangkan Satrio Adi Nugroho gagal mempersembahkan medali setelah finis di posisi keempat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

angkat besi Sea Games 2021 Windy Cantika
Editor : Taufan Bara Mukti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top