Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Marak Bullying, Petenis Aldila Sutjiadi Kampanyekan #SayNoToOnlineAbuse

Petenis Indonesia, Aldila Sutjiadi bersama dengan Bullyid melakukan kampanye #saynotoonlineabuse yang sering terjadi dan dirasakan saat ini, terkhusus bagi anak muda.
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 08 Februari 2022  |  19:12 WIB
Marak Bullying, Petenis Aldila Sutjiadi Kampanyekan #SayNoToOnlineAbuse
Petenis Aldila Sutjiadi Kampanyekan SayNoToOnlineAbuse - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Petenis Indonesia, Aldila Sutjiadi bersama dengan Bullyid melakukan kampanye #saynotoonlineabuse yang sering terjadi dan dirasakan saat ini, terkhusus bagi anak muda.

Online abuse ini seperti pembulyan lewat media sosial entah lewat kata-kata tentang bentuk fisik atau yang lainnya. Pada kampanye ini, Aldila dan Bullyid mencoba kampanye #saynotoonlineabuse untuk agar masyarakat sadar terkait online abuse dan tidak melakukannya lagi

Aldila menceritakan bagaimana dirinya sering dibully oleh para netizen yang berada di media sosial dan menjadi salah satu faktor dirinya membuat kampanye ini.

“Iya, saya ingin memulai campaign #SayNoToOnlineAbuse ini karena saya sendiri banyak menerima pesan negatif. Awalnya saya menerima pesan saat kalah, tapi makin lama saat saya menang pun saya menerima pesan pesan negatif ini,” ucap Dila dalam sesi konfrensi pers virtual, Selasa (08/2/22).

Aldila menyebutkan jika pesan pesan negatif tersebut sangat berpengaruh terhadap mental dirinya dan menjatuhkan percaya dirinya. Meskipun sekarang Aldila sudah kebal dengan pesan negatif tersebut, namun dirinya memikirkan bagaimana nasib juniornya yang masih umur belia mendapatkan hujatan.

“Tapi saya sudah bisa mengesampingkan pesan negatif ini dan juga membuat emosi saya stabil. Tapi juga bisa dibayangkan kepada para Junior saya ataupun atlet-atlet yang baru bermain di profesional dan mereka mendapatkan pesan-pesan ini di saat mereka masih muda dan juga mereka tidak tahu apa-apa pasti ini akan berdampak sangat negatif kepada karir mereka,” tutur Aldila.

Aldila juga memaparkan jika online abuse ini sering terjadi di media sosial seperti Twitter, Instagram, dan Facebook. Lalu, dirinya juga memaparkan jika online abuse ini sudah lumrah terjadi di masyarakat terutama pada perempuan. Maka dari itu, Aldila bekerjasama dengan Bullyid untuk memberi pertolongan kepada individu yang mendapatkan online abuse di sosial media.

Senada dengan Aldila, founder dari Bullyid, Agita Pasaribu mengatakan jika Bullyid bekerjasama dengan Aldila untuk menolong dan membantu para korban online abuse agar dapat bercerita lewat platform dari Bullyid. Dalam platform ini juga antara korban saling bercerita dan bisa saling mensupport keduanya. Platform ini juga terdapat konselor bagi para korban untuk bercerita.

Tujuan utama dari kampanye ini untuk meingatkan masyarakat agar lebih peka dan memperhatikan tentang online abuse yang terjadi di media sosial. Setelahnya kampanye ini juga untuk membantu para korban dari online abuse melalui platform Bullyid.

Aldila Sutjiadi sendiri merupakan Petenis asal Indonesia yang berhasil memenangan mendali emas Asian Games 2018 di sektor ganda campuran bersama Christhoper Rungkat dan mendali emasi di Sea Games 2019 dalam sektor ganda campuran dan tunggal putri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tenis Bullying
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top