Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jadwal Semifinal Australian Open 2022: Collins Ditantang Swiatek

Jadwal Semifinal Australian Open 2022: Collins Ditantang Swiatek
1

Swiatek Lolos ke Semifinal Australian Open 2022

Petenis putri Polandia Iga Swiatek. - AusOpen.com
Petenis putri Polandia Iga Swiatek. - AusOpen.com

iott)
Pertandingan ini gila dan tanpa energi di stadion, saya pikir akan sangat sulit untuk memenanginya
Juara French Open, Iga Swiatek, berhasil mengalahkan petenis Estonia Kaia Kanepi 4-6, 7-6(2), 6-3, Rabu, untuk mencapai semifinal Australian Open 2022.

Swiatek dari Polandia selanjutnya akan bertemu unggulan ke-27 dari Amerika Danielle Collins, yang sebelumnya mengalahkan petenis Prancis Alize Cornet 7-5 6-1, untuk memperebutkan satu tempat di final pada Sabtu di Melbourne Park.

Dalam pertempuran karier pertama mereka, Swiatek menyia-nyiakan peluang breakpoint pada masing-masing dari tiga servis gim pertama Kanepi dan petenis Estonia itu mengonversi peluang pertamanya di gim ketujuh untuk unggul.

Swiatek menyelamatkan empat setpoint pada gim kesembilan yang berlangsung selama 16 menit tetapi tidak dapat menghentikan Kanepi dari mengambil set pembuka.

"Pada set pertama saya memiliki begitu banyak breakpoint, saya merasa kehilangan peluang karena dia mematahkan saya pada breakpoint pertamanya," kata Swiatek dikutip dari Reuters.

"Saya cukup kesal. Itu adalah kesalahan karena saya seharusnya fokus ke masa depan, pada bola berikutnya."

Kanepi (36) tampak akan melaju melampaui delapan besar di Grand Slam untuk pertama kalinya ketika dia mematahkan servisnya di awal set kedua, dengan Swiatek yang frustasi menampar dirinya sendiri dan membanting raketnya di lapangan.

Petenis Estonia itu melakukan backhand dua tangannya yang kuat, membuat Swiatek terpaku di tempatnya dan menyaksikan tanpa daya.

Namun juara Roland Garros 2020, yang melakukan 12 kesalahan ganda dalam pertandingan tersebut, mendapatkan kembali ketenangannya dan menaikkan levelnya pada tiebreak set kedua untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Swiatek mengalami dua break lagi di set penentuan, menutup pertandingan tiga jam pada match point keduanya ketika petenis Estonia itu mengirim pukulan backhand melebar untuk kesalahan sendiri yang ke-62.

"Saya sangat senang memiliki suara saya karena saya berteriak sangat keras," kata Swiatek.

"Pertandingan ini gila dan tanpa energi di stadion, saya pikir akan sangat sulit untuk memenanginya."

2 dari 2 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tenis
Sumber : Antaranews
Editor : Andhika Anggoro Wening

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top