Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Peserta PON XX Tertular Covid-19, Puan Minta Protokol Kesehatan Dievaluasi

29 peserta PON XX Papua, baik atlet, ofisial dan panitia tertular Covid-19. Mereka tersebar di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Jayapura.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 06 Oktober 2021  |  18:21 WIB
Peserta PON XX Tertular Covid-19, Puan Minta Protokol Kesehatan Dievaluasi
Presiden Joko Widodo bersama Ketua DPR RI Puan Maharani meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid/19 di SMAN 4 Serang, Banteng pada Selasa 21 September 2021 / Twitter Jokowi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua DPR Puan Maharani meminta agar ada evaluasi protokol kesehatan (prokes) dalam penyelenggaraan PON XX Papua menyusul ditemukannya kasus Covid-19.

“Harus ada evaluasi protokol kesehatan pada PON XX Papua. Kita tidak ingin keselamatan rakyat dipertaruhkan karena kurang optimalnya pelaksanaan prokes,” kata Puan dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (6/10/2021).

Saat ini, menurut laporan, setidaknya terdapat 29 peserta PON, baik atlet, ofisial dan panitia yang terinfeksi Virus Corona.

Sebanyak 29 orang ini tersebar di empat klaster PON 2021 yaitu di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Jayapura.

Peserta PON yang terpapar Covid-19 mayoritas mengalami gejala ringan. Satu dari 29 di antaranya telah dinyatakan sembuh, dan satu menjalani isolasi mandiri. Sisanya dirawat di dua kapal milik Pelni dan sejumlah rumah sakit.

Puan meminta penyelenggara segera melakukan isolasi terhadap peserta PON yang terindikasi positif  Covid-19.

Puan juga mengingatkan pentingnya akurasi pelacakan serta sterilisasi untuk mencegah meluasnya penyebaran virus.

“Jangan sampai pelaksanaan pesta olahraga ini mendatangkan masalah bagi masyarakat, khususnya rakyat Papua sebagai tuan rumah yang dengan tangan terbuka membuka pintu terhadap pelaksanaan PON,” katanya.

Puan pun menyoroti longgarnya protokol kesehatan di lokasi penyelenggaraan PON. Berdasarkan laporan, pemeriksaan dan pengawasan saat pertandingan kerap kali kurang maksimal.

“Protokol kesehatan saat pembukaan PON beberapa hari lalu sudah cukup bagus. Penerapan yang sama harus dilakukan di setiap venue, sehingga semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan PON dalam kondisi aman,” katanya.

Panitia juga diminta untuk konsisten memeriksa surat keterangan vaksin bagi penonton yang datang ke setiap pertandingan PON.

Dia mengingatkan agar syarat kapasitas penonton maksimal 25 persen tidak diabaikan, dan temuan kasus Covid-19 tak menyurutkan semangat PON Papua.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr Covid-19 PON XX 2021 PAPUA
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top