Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 Digelar Tanpa Penonton di Luar China

IOC memutuskan Olimpiade Musim Dingin 2022 tanpa penonton dari luar China.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 30 September 2021  |  07:16 WIB
Olimpiade Musim Dingin Beijing  2022 Digelar Tanpa Penonton di Luar China
Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Olimpiade Musim Dingin tahun depan di Beijing akan diadakan tanpa penonton dari luar negeri dengan tiket terbatas untuk penggemar yang tinggal di China karena pandemi Covid-19 belum mereda, menurut Komite Olimpiade Internasional (IOC).

IOC juga menyatakan, hanya peserta Olimliade yang divaksinasi penuh yang dimulai pada 4 Februari, akan dibebaskan dari karantina 21 hari pada saat kedatangan. Pengecualian hanya berlaku bagi atlet yang dapat memberikan "pengecualian medis yang dibenarkan".

Meskipun mengakui adanya kekecewaan di antara penggemar internasional yang tidak dapat hadir, IOC menyambut baik keputusan untuk memiliki penonton China setelah Olimpiade Musim Panas Tokyo diadakan di dalam stadion kosong karena tindakan pencegahan Covid-19.

“Langkah ini akan membantu pertumbuhan olahraga musim dingin di China serta membawa suasana yang menguntungkan bagi tuan rumah,” menurut IOC dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Aljazeera.com, Kamis (30/9/2021).

“Semua pihak merasakan perasaan para atlet dan penonton dari seluruh dunia dan mengetahui bahwa pembatasan penonton dari luar China daratan harus diberlakukan untuk memastikan penyelenggaraan Olimpiade musim dingin ini berjalan dengan aman," menurut IOC.

IOC menyatakan di antara prinsip-prinsip keamanan Beijing adalah bahwa semua peserta yang divaksinasi sepenuhnya akan memasuki apa yang disebutnya "sistem manajemen loop tertutup" segera setelah kedatangan mereka.

Dengan demikian, atlet akan tetap di tempatnya selama hampir dua bulan sampai setelah Paralimpiade Musim Dingin Beijing ditutup pada 13 Maret.

Pemberlakuan itu akan mencakup semua area dan stadion yang terkait dengan pertandingan serta akomodasi, katering, dan upacara pembukaan dan penutupan, yang dilayani oleh sistem transportasi khusus.

Semua peserta domestik dan internasional, serta tenaga kerja dalam sistem, akan menjalani pemeriksaan kesehatan setiap hari, kata IOC.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china olimpiade pandemi corona
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top