Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sejarah Permainan Bola Basket yang Kini Jadi Salah Satu Olahraga Paling Diminati

Bola basket adalah olahraga bola berkelompok yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan.
Ayyubi Kholid Saifullah
Ayyubi Kholid Saifullah - Bisnis.com 24 September 2021  |  16:02 WIB
Bola Basket
Bola Basket

Bisnis.com, JAKARTA - Permainan bola basket sampai dengan hari ini masih menjadi salah satu olahraga yang paling diminati di seluruh dunia.

Mengutip Realbuzz, bola basket peringkat ke lima olahraga yang disukai di seluruh dunia. Yang pertama adalah sepak bola, Badminton, Hoki, dan bola voli.

Permainan bola basket, awalnya ditemukan oleh James Naismith di Springfield, Massachusetts tahun 1891. Awalnya, Naismith diminta untuk membuat permainan dalam ruangan untuk menekan risiko cedera daripada sepak bola lapangan hijau.

Saat itu, pemain basket berjumlah 9-on-9 dengan target menembak bola ke dalam keranjang buah persik dan akan diberikan satu poin apabila berhasil memasukan bola kedalam keranjang yang dibuat.

Sampai pada akhirnya permainan ini berkembang sangat pesat, dan mulai dimainkan dalam perlombaan antar tim perguruan tinggi, hingga membentuk liga.

Angkatan darat AS dan YMCA juga berperan dalam memperkenalkan permainan basket ke seluruh dunia.

Pada tahun 1893, pertandingan bola basket internasional pertama diselenggarakan. Anggota Angkatan Darat AS ini membawa permainan ke India, Jepang, Persia, dan China juga.

Pada tahun 1898, liga profesional pertama bola basket terbentuk, sama seperti liga yang diselenggarakan perguruan tinggi. Namun, dengan 6 tim yang ikut serta dalam kompetisi profesional tersebut.

Hanya berjalan 6 tahun, pada tahun 1904 liga itu dibubarkan. Tetapi, kejuaraan-kejuaraan kecil tetap diselenggarakan.

Salah satu tim yang ikut dalam kejuaraan itu adalah Celtic dan tim itu masih terkenal sampai dengan hari ini.

Dengan adanya kejuaran-kejuaraan kecil basket tetap menjadi pilihan permainan dan olahraga meski secara profesional sudah dibubarkan.

Sebenarnya pada tahun 1905 perguruan tinggi formal kembali memperkenalkan basket. Pada tahun 1909 NCAA sebuah kompetisi yang menjadi wadah bagi para mahasiswa mengambil alihnya.

Pada tahun 1939 secara resmi NCAA membuatkan kompetisi untuk para mahasiswa.

Hanya ada delapan tim yang ikut serta pada tahun itu. Namun, tahun 1963 kompetisi tersebut lebih diperluas menjadi 25 tim, semua juara konferensi masing-masing, ditambah beberapa tim independen yang sukses.

Pada tahun 1963 juga kejuaraan NCAA disiarkan secara nasional dan pada tahun 1980-an ketiga jaringan televisi utama menyiarkan pertandingan perguruan tinggi internasional selama bulan November-Maret.

Dan kini sekitar 17.000 sekolah menengah di Amerika Serikat memiliki tim bola basket. Semua 50 negara bagian melakukan turnamen di seluruh negara bagian setiap tahun.

Namun, pada saat itu untuk masuk sebagai olahraga Olimpiade, basket butuh beberapa petisi dari pendukungnya dan pada 18 juni tahun 1932 akhirnya Federasi Basket Internasional (FIBA) dibentuk dan memberikan perubahan untuk cabang olahraga ini.

Perubahan terjadi 

Salah satu perubahan pada tahun 1932 adalah sebuah peraturan dimana seorang pemain diharuskan untuk memajukan bola melewati garis tengah lapangan dalam waktu 10 detik.

Pada tahun 1936 FIBA membuat basket masuk dalam kompetisi olimpiade yang dimenangkan oleh Tim Nasional AS.

Ditahun-tahun selanjutnya basket mulai lebih disempurnakan lagi melalui peraturan-peraturannya.

pada tahun 1937, lompatan tengah setelah setiap gol lapangan atau lemparan bebas dihilangkan. Sebaliknya, tim bertahan diizinkan untuk memasukkan bola dari garis luar batas di bawah keranjang.

Puluhan tahun berlalu, NCAA kembali memberikan perubahan cukup besar yang dibuat dalam permainan basket ditingkat perguruan tinggi.

Komite Aturan NCAA memasang 45 detikshot clock pada tahun 1985 (dikurangi menjadi 35 detik pada tahun 1993), membatasi waktu sebuah tim dapat mengontrol bola sebelum menembak , dan satu tahun kemudian menerapkan aturan tembakan tiga angka untuk keranjang yang dibuat di luar jarak 19,75 kaki (6,0 meter). Pada tahun 2008 garis tiga poin dipindahkan ke 20,75 kaki (6,3 meter) dari keranjang.

Strategi pembinaan berubah secara signifikan selama bertahun-tahun. Frank W. Keaney, pelatih di University of Rhode Island dari tahun 1921 hingga 1948, memperkenalkan konsep “bola basket fast break ”, di mana tim penyerang menyerbu bola ke atas dengan harapan mendapatkan tembakan yang bagus sebelum pertahanan bisa diatur.

Selama bertahun-tahun salah satu perhatian utama pembuat peraturan adalah untuk menetralisir keuntungan dari pemain yang lebih tinggi. Dengan tinggi 6 kaki 5 inci (1,96 meter) Joe Lapchick dianggap sangat tinggi ketika ia bermain untuk Celtic pada 1920-an.

Untuk mencegah pemain jangkung menempatkan diri mereka di dekat keranjang, sebuah peraturan diberlakukan pada tahun 1932, yang melarang pemain dengan bola berdiri punggung menghadap keranjang selama lebih dari tiga detik. 

Pada tahun 1937 aturan baru melarang setiap pemain menyentuh bola saat berada di dalam keranjang atau di tepinya.

Pada tahun 1944, setiap pemain bertahan tidak boleh menyentuh bola saat meluncur ke bawah menuju keranjang.

Namun demikian, setiap dekade berlalu, walaupun peraturan itu sudah dibuat tetap tim dengan pemain tertinggi cenderung mendominasi.

Bob Kurland (7 kaki [2,13 meter]) dipimpin Oklahoma A&M meraih dua kejuaraan NCAA pada tahun 1940-an dan memimpin negara dalam mencetak gol pada tahun 1945.

George Mikan (6 kaki 10 inci [2,08 meter]) mencetak lebih dari 550 poin di masing-masing dua musim terakhirnya di DePaul University sebelum bermain sembilan musim profesional di mana ia mencetak lebih dari 11.000 poin.

Pada tahun 1950-an Bill Russell (6 kaki 9 inci [2,06 meter]) memimpin Universitas San Francisco ke dua kejuaraan NCAA sebelum menjadi salah satu pusat terbesar dalam sejarah bola basket profesional.

Wilt Chamberlain (7 kaki 1 inci [2,16 meter]) bermain di University of Kansas sebelum menjadi profesional pada akhir 1950-an dan dianggap sebagai pemain besar serba bisa yang pernah bermain.

Lapangan Bola Basket

Lapangan bola basket berbentuk persegi panjang dengan dua standar ukuran, yakni panjang 28,7 meter dan lebar 15,2 meter untuk standar National Basketball Association dan panjang 28 meter dan lebar 15 meter untuk standar Federasi Bola Basket Internasional. Tiga buah lingkaran yang terdapat di dalam lapangan basket memiliki panjang jari-jari yaitu 1,8 meter.

Ada 3 posisi utama dalam bermain basket, yaitu:

Forward: pemain yang tugas utamanya adalah mencetak poin dengan memasukkan bola ke keranjang lawan
Defense: pemain yang tugas utamanya adalah menjaga pemain lawan agar pemain lawan kesulitan memasukkan bola, dan
Playmaker: pemain yang menjadi tokoh kunci permainan dengan mengatur alur bola dan strategi yang dimainkan oleh rekan-rekan setimnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

basket nba FIBA ASIA CUP
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top