Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jepang Beri Vaksin Covid-19 untuk Atlet & Pelatih Mulai 1 Juni

Jepang mulai memberi vaksin Covid-19 kepada atlet serta pelatih dan staf pendukung mulai 1 Juni. Pandemi corona yang tak kunjung susut di Jepang memicu penolakan dari berbagai kalangan terhadap pelaksanaan Olimpiade tahun ini.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Mei 2021  |  09:36 WIB
Seorang anak berpose untuk foto dengan cincin Olimpiade di depan Museum Olimpiade Jepang di Tokyo, Jepang./Antara - Reuters
Seorang anak berpose untuk foto dengan cincin Olimpiade di depan Museum Olimpiade Jepang di Tokyo, Jepang./Antara - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Komite Olimpiade Jepang (JOC) mulai memberikan vaksinasi virus corona kepada sekitar 600 atlet Olimpiade bersama dengan sekitar 1.000 pelatih dan staf pendukung mulai 1 Juni.

JOC tidak mengungkapkan jadwal vaksinasi untuk setiap badan olahraga, tetapi mengatakan mereka yang berpergian ke luar negeri akan divaksinasi paling cepat akhir Mei di Pusat Pelatihan Nasional di Tokyo.

Berdasarkan kesepakatan yang dicapai antara Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan raksasa farmasi AS Pfizer Inc pada awal bulan ini, vaksin tersedia untuk semua peserta Olimpiade.

Vaksinasi massal sukarela akan memberi waktu bagi para atlet Olimpiade Jepang untuk divaksinasi penuh sebelum pertandingan dimulai pada 23 Juli.

Vaksin Pfizer memerlukan dua dosis, biasanya dilakukan dengan selang waktu 3 pekan. Tim dokter dan dokter Institut Ilmu Olahraga Jepang telah diminta untuk membantu memberikan suntikan vaksin.

Dengan 2 bulan menjelang Olimpiade Tokyo, Jepang telah memvaksinasi penuh hanya sekitar 2 persen dari penduduknya. Vaksin saat ini hanya tersedia untuk pekerja medis dan lansia berusia 65 tahun ke atas.

Pandemi corona yang tak kunjung surut melanda Jepang membuat lebih dari separuh penduduk negara tersebut memilih untuk menolak pelaksanaan Olimpiade tahun ini, yang telah diundur setahun.

Bahkan, asosiasi dokter Tokyo secara terbuka menegaskan bahwa tempat perawatan untuk mereka yang positif Covid-19 sangat terbatas, sehingga Olimpiade lebih baik ditunda.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Olimpiade 2020

Sumber : Antara/Kyodo

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top