Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Atlet Indonesia Sudah Divaksin Sinovac, Tolak Tawaran Gunakan Pfizer

Komite Olimpiade Indonesia menolak tawaran untuk menggunakan vaksin Pfizer bagi para atlet yang akan bertarung di Olimpiade Tokyo pada musim panas ini, karena sudah divaksin Sinovac.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Mei 2021  |  16:20 WIB
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. - Antara
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Komite Olimpiade Indonesia (KOI) mendapat tawaran vaksin Pfizer dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk para atlet yang akan bertarung di Olimpiade Tokyo pada 23 Juli–8 Agustus 2021.

Sekjen KOI Ferry Kono mengemukakan KOI belum menerima tawaran itu, karena para atlet Indonesia yang akan berangkat ke Olimpiade Tokyo sudah menerima vaksin Sinovac yang disuntikkan Februari lalu.

“Kami ditawarkan IOC. Mereka mengirim surat apabila ada NOC (National Olympic Committee) yang belum medapat vaksin untuk atletnya, mereka bersedia untuk mengirimkan vaksin Pfizer," kata Ferry.

“Kami sudah berkirim surat ke BPOM untuk mengetahui bagaimana mekanismenya karena di sisi lain atlet kita sudah divaksin Sinovac,” ujarnya.

Salah satu perusahaan farmasi raksasa yang berbasis di AS, Pfizer, dan mitranya asal Jerman, BioNTech sebelumnya telah melakukan kesepakatan dengan IOC untuk menyuplai vaksin Covid-19 kepada para peserta Olimpiade Tokyo.

Pfizer/BioNTech memastikan bahwa vaksin virus corona produksi mereka bakal tersedia bagi siapa pun yang membutuhkan sebelum keberangkatan para atlet ke Jepang.

Kesepakatan dengan Pfizer/BioNTech untuk Olimpiade pun dianggap penting mengingat Tokyo dan beberapa daerah Jepang saat ini masih dalam keadaan darurat akibat peningkatan kasus Covid-19.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Vaksin Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top