Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jelang Olimpiade, Atlet RI Dapat Tawaran Vaksin Pfizer dari IOC

Diperkirakan ada lebih dari 11.000 atlet yang akan berlaga di Olimpiade Tokyo. Namun sudah banyak atlet yang telah menerima vaksin di negara asal mereka, termasuk Indonesia.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Mei 2021  |  00:55 WIB
Dokumentasi - Vaksin Covid-19 dari Pfizer/Antara - Reuters/ Dado Ruvic
Dokumentasi - Vaksin Covid-19 dari Pfizer/Antara - Reuters/ Dado Ruvic

Bisnis.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Ferry Kono mengatakan pihaknya mendapat tawaran vaksin Pfizer dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk para atlet yang akan akan berlaga di Olimpiade Tokyo, 23 Juli-8 Agustus mendatang.

Menurut Ferry, KOI belum menerima tawaran tersebut karena para atlet Indonesia yang akan berangkat ke Olimpiade Tokyo sudah menerima vaksin Sinovac yang disuntikkan Februari lalu.

“Kami ditawarkan IOC. Mereka mengirim surat apabila ada NOC (National Olympic Committee) yang belum medapat vaksin untuk atletnya, mereka bersedia untuk mengirimkan vaksin Pfizer," kata Ferry saat dihubungi di Jakarta, Minggu (23/5/2021).

KOI, sambung Ferry, juga telah menyampaikan informasi mengenai tawaran tersebut kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM.

“Kami sudah berkirim surat ke BPOM untuk mengetahui bagaimana mekanismenya karena di sisi lain atlet kita sudah divaksin Sinovac,” sambung dia.

Salah satu perusahaan farmasi raksasa yang berbasis di AS, Pfizer, dan mitranya asal Jerman, BioNTech sebelumnya telah melakukan kesepakatan dengan IOC untuk menyuplai vaksin Covid-19 kepada para peserta Olimpiade Tokyo.

Pfizer/BioNTech memastikan bahwa vaksin virus Corona produksi mereka bakal tersedia bagi siapa pun yang membutuhkan sebelum keberangkatan para atlet ke Jepang.

Kesepakatan dengan Pfizer/BioNTech untuk Olimpiade pun dianggap penting mengingat Tokyo dan beberapa daerah Jepang saat ini masih dalam keadaan darurat akibat peningkatan kasus Covid-19.

Diperkirakan ada lebih dari 11.000 atlet yang akan berlaga di Olimpiade Tokyo. Namun sudah banyak atlet yang telah menerima vaksin di negara asal mereka.

Meski tanpa adanya program vaksinasi yang masif, IOC berjanji bahwa Olimpiade akan terselenggara dengan aman karena panitia telah menyiapkan langkah-langkah pencegahan kesehatan selama gelaran pesta empat tahunan tersebut.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pfizer Olimpiade 2020 Vaksin Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top