Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penyelenggara Optimistis Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo Digelar

Penyelenggara, dan pemerintah pusat dan metropolitan Tokyo serta Komite Olimpiade Internasional dan Komite Paralimpiade Internasional setuju untuk menetapkan batas jumlah penonton.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 Mei 2021  |  19:24 WIB
Jembatan Pelangi dan Menara Tokyo bercahaya dengan warna Olimpiade untuk memperingati hitung mundur 100 hari menuju Olimpiade Tokyo 2020 yang telah ditunda ke tahun 2021 akibat penyebaran  Covid-19 di Tokyo, Jepang, Rabu (14/4/2021). - Antara/Reuters\r\n
Jembatan Pelangi dan Menara Tokyo bercahaya dengan warna Olimpiade untuk memperingati hitung mundur 100 hari menuju Olimpiade Tokyo 2020 yang telah ditunda ke tahun 2021 akibat penyebaran Covid-19 di Tokyo, Jepang, Rabu (14/4/2021). - Antara/Reuters\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Presiden Komite Penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo, Toshiaki Endo, menegaskan keyakinannya bahwa tindakan penanggulangan Virus Corona akan memungkinkan pesta olahraga tersebut diadakan, dan penyelenggara tidak mempertimbangkan pembatalan.

"Jika (Covid-19) tersebar luas di masyarakat, bukan tidak mungkin kami dapat memutuskan bahwa itu tidak dapat digelar, tetapi kami berpikir bahwa kami pasti dapat menggelarnya mengingat situasi dan tindakan pencegahan yang dilakukan Jepang," kata Endo seperti dilaporkan Kyodo, Sabtu (1/5/2021).

Ahli penyakit menular yang bertanggung jawab pada komite pemerintah untuk penanggulangan Virus Corona, Shigeru Omi, Rabu (27/4/2021), mengatakan "sudah waktunya untuk melakukan diskusi yang tepat" tentang apakah akan mengadakan pertandingan atau tidak.

Endo menilai pernyataan Omi "masuk akal dari sudut pandang pendapat ahli," tetapi mengatakan panel ahli dari panitia penyelenggara sedang menjajaki rencana konkret untuk dapat menjadi tuan rumah Olimpiade dengan aman.

Ditanya tentang kemungkinan pembatalan Olimpiade Tokyo, Endo berkata, "Kami tidak mempertimbangkan itu."

Penyelenggara, dan pemerintah pusat dan metropolitan Tokyo serta Komite Olimpiade Internasional dan Komite Paralimpiade Internasional, Kamis (25/4/2021), setuju untuk menetapkan batas jumlah penonton pada bulan Juni.

"Lebih mudah untuk mempersiapkan tanpa penonton, tetapi kami akan memutuskan berdasarkan (jumlah penonton yang diizinkan pada) bisbol profesional dan J-League (sepak bola)," kata Endo.

"(Keputusan) dapat dibuat pada Mei jika situasi memungkinkan."

Endo mengungkapkan bahwa Gubernur Tokyo Yuriko Koike telah meneleponnya untuk mengatakan, "Kami benar-benar harus membuat Olimpiade dan Paralimpiade sukses."

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tokyo olimpiade

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top