Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sepatu Awal Karier Michael Jordan Dilelang, Dibuka Rp1,4 Miliar

Sepatu milik Michael Jordan, yang digunakan salah satu legenda NBA itu pada awal kariernya, akan dilelang dengan harga pembukaan Rp1,4 miliar.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 April 2021  |  03:49 WIB
Michael Jordan ketika masih aktif bermain. - NBA.com
Michael Jordan ketika masih aktif bermain. - NBA.com

Bisnis.com, JAKARTA – Sepasang sepatu kets berwarna merah dan putih yang dipakai juara NBA Michael Jordan pada musim 1984–1985 pada masa awal karirnya di Chicago Bulls, akan dilelang secara online pada Mei 2021 dengan harga pembukaan lebih dari US$100.000 (sekitar Rp1,4 miliar).

Rumah lelang Sotheby’s memperkirakan sepatu Air Jordan 1 itu bernilai sekitar US$110.000 hingga US$164.000 (Rp1,5 miliar–Rp2,3 miliar).

Pada lelang tahun lalu sepatu lainnya yang identik dengan “Air Jordan 1” tetapi bertanda tangan Jordan asli, terjual dengan harga US$560.000 (Rp8 miliar).

“Sepatu-sepatu itu jelas memiliki desain yang ikonik, sesuatu yang benar-benar menjadi fokus para kolektor, sehingga wajib dimiliki. Kami berharap sepatu-sepatu itu terjual,” kata Direktur Pelaksana Divisi Luxury Global Sotheby’s Josh Pullan pada Kamis (29/4/2021).

Penjualan itu menjadi lelang pertama di Swiss, yang ditujukan khusus untuk pecinta sepatu kets. Sepatu Jordan merupakan salah satu dari 13 pasang sepatu milik bintang-bintang NBA yang banyak diincar kolektor di antaranya milik mKareem Abdul-Jabbar, Patrick Ewing, Stephen Curry, dan Scottie Pippen.

Menurut Sothebys, kedua pasang sepatu Jordan tersebut, yang berukuran 13 dan 13,5, dirancang oleh Direktur Kreatif Nike Peter Moore.

Jordan tampil membela Chicago Bulls selama 13 musim, termasuk memenangkan enam gelar juara liga NBA, dan saat ini dia menjadi pemilik tim NBA lainnya, Charlotte Hornets.

“Kini ada kolektor generasi baru, umumnya berusia 20 sampai 30 tahun, yang ikut dalam pasar lelang sepatu kets, tapi kami juga melihat mereka sebagai kolektor seni kontemporer atau bahkan Old Masters,” ungkap Pullan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

basket nba

Sumber : Antara/Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top