Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gegara Mori & Covid, 1.000 Sukarelawan Olimpiade Mundur

Sebanyak 1.000 sukarelawan Olimpiade Tokyo mundur terutama disebabkan oleh kasus pernyataan kontroversial Yoshiro Mori dan pandemi Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Februari 2021  |  10:19 WIB
Sejumlah warga berfoto di dekat logo Olimpiade di depan Museum Olimpiade di Shinjuku, Tokyo, Jepang./Bloomberg - Kiyoshi Ota
Sejumlah warga berfoto di dekat logo Olimpiade di depan Museum Olimpiade di Shinjuku, Tokyo, Jepang./Bloomberg - Kiyoshi Ota

Bisnis.com, JAKARTA – Sedikitnya 1.000 sukarelawan Olimpiade 2020 Tokyo, yang diundur ke tahun ini, mengundurkan diri selama sebulan terakhir menyusul pernyataan kontroversial mantan Presiden Komite Penyelenggara Yoshiro Mori yang berujung pengunduran dirinya.

Relawan yang bertugas, mulai dari pembimbing, penerjemah, hingga pengantar pengunjung ramai-ramai mengundurkan diri. Penurunan jumlah relawan bisa menjadi kendala terbaru pada pelaksanaan Olimpiade Tokyo 2020, yang diundur menjadi 23 Juli hingga 8 Agustus 2021.

Meski demikian begitu, penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 mengatakan tidak semua relawan yang mengundurkan diri baru-baru ini karena terpengaruh komentar Mori. Jajak pendapat menunjukkan sukarelawan berulang kali mengungkapkan keprihatinannya tentang virus Covid-19.

Jumlah total relawan yang direkrut pada Tokyo 2020 mencapai 80.000 orang dan penyelenggara menjamin pelaksanaan Olimpiade tidak akan terpengaruh, karena jumlah relawan yang berhenti hanya sekitar satu persen dari total keseluruhan relawan yang sudah terdaftar.

Sebanyak 30.000 sukarelawan lainnya telah direkrut secara terpisah oleh Pemerintah Metropolitan Tokyo. Namun, mereka belum bisa dimintai komentarnya mengenai jumlah relawan yang telah mundur.

Penundaan Olimpiade juga memengaruhi jumlah relawan tertentu. Sebelumnya, mereka berada dalam posisi siap membantu pada tahun lalu, tetapi tidak bisa menyalurkan tenaganya pada pelaksanaan tahun ini.

Alasannya beragam, mulai dari perubahan jadwal pekerjaan tetap mereka, perubahan gaya hidup, hingga urusan keluarga seperti merawat anak mereka.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Olimpiade 2020 Covid-19

Sumber : Antara/Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top