Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

5.000 Atlet Segera Divaksin, Ditargetkan Selesai 2 Bulan

Sekitar 5.000 orang atlet, ofisial, dan tenaga pendukung bakal segera menerima vaksin Covid-19. Keseluruhannya ditargetkan selesai dalam 2 bulan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 Februari 2021  |  02:42 WIB
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Antara - Hafidz Mubarak
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Antara - Hafidz Mubarak

Bisnis.com, JAKARTA – Sekitar 5.000 orang termasuk atlet, ofisial, dan tenaga pendukung akan mendapatkan vaksinasi Covid-19 tahap pertama yang penyuntikannya dimulai di Istora Gelora Bung Karno Jakarta pada Jumat (26/2/2021).

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menargetkan vaksinasi untuk para atlet dan pelatih ini selesai dalam 2 bulan ke depan

menyebut 5.000 orang itu diprioritaskan karena mereka dijadwalkan mengikuti beberapa kejuaraan dalam waktu dekat salah satunya Olimpiade Tokyo.

Kemudian menyusul vaksinasi tahap kedua untuk 7.000 atlet, pelatih dan ofisial berikutnya. “Atlet, pelatih, ofisial dan tenaga pendukung kami prioritaskan untuk yang akan ada kegiatan,” kata Zainudin pada Rabu (24/2/2021).

“Untuk tahap kedua kami akan luaskan kepada atlet-atlet yang ada di daaerah terutama mereka yang siap untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua,” tambahnya.

Jadwal vaksinasi Covid-19 dimulai pada 26 Februari di Istora GBK yang menjadi kick-off perdana pemberian vaksin bagi kalangan atlet dan pelatih.

Namun, vaksinasi di Istora GBK nanti hanya diperuntukkan sekitar 820 atlet, pelatih dan tenaga pendukung, termasuk pemain sepak bola yang akan mengikuti turnamen pramusim Piala Menpora 2021 pada Maret mendatang.

Sementara itu, atlet dan pelatih lainnya yang belum divaksinasi akan dilanjutkan di Rumah Sakit Olahraga Nasional (RSON) Cibubur, tempat pelatnas cabang olahraga, atau daerah masing-masing.

Untuk vaksinasi bagi atlet daerah, Zainudin mengatakan akan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, kemudian Kemenkes nantinya menyampaikan ke Dinas Kesehatan provinsi, kabupaten dan kota tempat para atlet tinggal. “Tidak mungkin semua ke Jakarta, sementara mereka berada di daerah.”


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

olahraga vaksinasi

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top