Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IOC Tegaskan Komitmen Gelar Olimpiade di Tokyo

Komite Olimpiade Internasional (IOC) menegaskan komitmen bahwa Olimpiade tahun ini akan tetap digelar di Tokyo, Jepang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Januari 2021  |  16:34 WIB
Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach./Reuters - Denis Balibouse
Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach./Reuters - Denis Balibouse

Bisnis.com, JAKARTA – Komite Olimpiade Internasional (IOC) berkomitmen penuh menggelar Olimpiade tahun ini di Jepang dengan sukses meskipun terusik pandemi Covid-19.

Meski sebagian besar wilayah Jepang dalam keadaan darurat karena gelombang ketiga infeksi, Presiden IOC Thomas Bach mengatakan semua pemangku kepentingan berkomitmen melanjutkan rencana Olimpiade yang telah dijadwal ulang.

Bach mengatakan spekulasi tentang Olimpiade Tokyo, yang akan dibuka pada 23 Juli setelah ditunda setahun karena virus corona, tidak membantu.

"Kita kehilangan waktu dan energi untuk spekulasi," ujarnya pada Kamis (28/1/2021) pada jumpa pers virtual setelah pertemuan Dewan Eksekutif IOC pertama tahun ini.

Lebih lanjut, mengenai pertimbangan untuk membatalkan Olimpiade, Bach pun mengatakan dia tidak akan "memicu spekulasi".

"Tugas kami adalah menyelenggarakan Olimpiade dan bukan membatalkan Olimpiade. Inilah alasan kami bekerja siang dan malam, untuk menyelenggarakan Olimpiade yang aman," paparnya.

"Kami tidak berspekulasi apakah Olimpiade tetap berlangsung. Kami sedang mengerjakan bagaimana Olimpiade berlangsung. IOC akan mengeluarkan pedoman untuk atlet dan tim bulan depan,” ujarnya.

Namun, banyak masalah utama yang masih belum jelas di antaranya mengenai kehadiran penonton dan izin bagi kedatangan pengunjung internasional.

IOC telah memangkas durasi tinggal atlet di Jepang. Mereka akan tiba sesaat sebelum kompetisi dan langsung pergi setelahnya untuk mengurangi risiko infeksi. "Saya tidak bisa memberi tahu Anda," katanya terkait kehadiran penonton di stadion.

Prioritas kami adalah memastikan Olimpiade aman dan kami akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk menyelenggarakan Olimpiade yang aman, sambungnya.

"Semua orang akan senang memiliki stadion berkapasitas penuh dan gemuruh suara kerumunan orang, tetapi jika ini tidak memungkinkan, maka kami akan menghormati prinsip kami, dan ini adalah organisasi yang aman. Ini adalah prioritas pertama."

IOC juga telah menulis kepada 206 komite Olimpiade nasional untuk menghubungi pemerintah mereka masing-masing tentang vaksin, tetapi Bach mengatakan tidak ada atlet yang harus divaksinasi sebelum kelompok prioritas atau berisiko tinggi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Olimpiade 2020 Covid-19

Sumber : Antara/Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top