Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rekor Tolak Peluru Berusia 32 Tahun Akhirnya Pecah Juga

Ryan Crouser memkecahkan rekor dunia no,mor tolak peluru byang sudah berusia 32 tahun yang sebelumnya dipegang atas nama Randy Barnes.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 Januari 2021  |  12:24 WIB
Atlet tolak peluru Amerika Serikat Ryan Crouser, pemegang rekor dunia./Antara - Reuters
Atlet tolak peluru Amerika Serikat Ryan Crouser, pemegang rekor dunia./Antara - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Ryan Crouser, juara tolak peluru Olimpiade 2016 dari Amerika Serikat, mencetak rekor dunia pada seri pembuka kejuaraan dalam ruangan American Track League di Fayetteville, Amerika Serikat, pada Senin (25/1/2021) WIB setelah membukukan catatan 22,82 meter.

Crouser yang merebut medali emas di Olimpiade Rio de Janeiro 2016, sukses mengungguli catatan lemparan yang sebelumnya dibukukan atlet AS Randy Barnes dengan 22,66 meter yang dicetak pada 1989.

Atlet berusia 28 tahun itu mulai mengungguli rekor dunia lama yang bertahan 32 tahun ini pada percobaan ketiganya dengan 22,70 meter.

Crouser menyelesaikan kejuaraan dengan lemparan 22,48 meter, terbaik ketiganya hari itu, namun ada dua atlet lain yang sebelumnya mencetak hasil lebih baik di dalam ruangan. "Ini awal yang cukup bagus untuk 2021," kata Crouser.

Juara dunia lari gawang 110 meter Grant Holloway, menunjukkan performa bagus di awal musim, menyamai rekor lari gawang 60 meter AS dengan catatan waktu 7,35 detik.

Sementara itu, mantan juara dunia dalam ruangan 60 meter Trayvon Bromell memenangi sprint dalam waktu 6,58 detik.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

atletik

Sumber : Antara/Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top