Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Makin Banyak Warga Jepang Tolak Olimpade Tokyo Dihelat pada 2021

Survei yang dilakukan kantor berita Jepang Kyodo menunjukkan sekira 80 persen warga Jepang ingin Olimpiade Tokyo dibatalkan atau ditunda.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Januari 2021  |  02:45 WIB
Sejumlah warga berfoto di dekat logo Olimpiade di depan Museum Olimpiade di Tokyo, Jepang, pada 11 Maret 2020./Bloomberg - Kiyoshi Ota
Sejumlah warga berfoto di dekat logo Olimpiade di depan Museum Olimpiade di Tokyo, Jepang, pada 11 Maret 2020./Bloomberg - Kiyoshi Ota

Bisnis.com, JAKARTA - Mayoritas penduduk Jepang menginginkan pesta olahraga Olimpiade Tokyo yang rencananya dihelat pada paruh kedua 2021 dibatalkan.

Hal itu terungkap dalam survei yang dilakukan kantor berita Jepang Kyodo dan dirilis, Minggu (10/1/2021). Survei itu menunjukkan sekira 80 persen warga Jepang ingin Olimpiade Tokyo dibatalkan atau ditunda menyusul kekhawatiran terhadap lonjakan kasus Covid-19 di negara itu.

Angka itu melonjak dari hasil survei serupa sebanyak 60 persen yang dilakukan Kyodo pada 6 Desember 2020.

Sebagai informasi, Olimpiade Tokyo seharusnya digelar tahun lalu namun karena pandemi diundur dan dijadwal ulang ke 23 Juli hingga 8 Agustus tahun ini.

Lebih lanjut, Kyodo mengatakan survei tersebut melibatkan 1.041 partisipan dari seluruh penjuru Jepang yang dipilih secara acak dan diwawancarai lewat telepon. 

Sebanyak 35,3 persen orang yang disurvei menginginkan Olimpiade dibatalkan dan 44,8 persen ingin pesta olahraga sedunia itu ditunda.

Di sisi lain, panitia Tokyo 2020 bersikeras Olimpiade tetap berlangsung meski status darurat dikeluarkan untuk area Tokyo pekan ini.

Perdana Menteri Yoshihide Suga menyatakan status darurat di wilayah Tokyo pada Kamis dan bisa memperpanjang status tersebut ke area lain di saat Jepang kewalahan menanggulangi peningkatan kasus Covid-19.

Suga belakangan mendapat kecaman karena kekecewaan terhadap upayanya menangani pandemi dan tingkat dukungan publik telah menurun sejak dia menjabat pada September.

Suga pekan ini juga mengatakan Jepang berkomitmen untuk menggelar Olimpiade secara aman. Akan tetapi pejabat senior Komite Olimpiade Internasional Dick Pound kepada BBC mengatakan dia tidak yakin Olimpiade bisa dilangsungkan karena menurut dia masalah utamanya adalah peningkatan kasus Covid-19.

Suara publik terhadap Olimpiade di Jepang juga cenderung kurang optimistis dalam beberapa bulan terakhir.

Dua survei yang dilakukan pada Juli menunjukkan mayoritas partisipan menganggap Olimpiade harus ditunda lagi atau dibatalkan, sedangkan survei yang dirilis pada Desember oleh lembaga penyiaran nasional NHK mendapati hanya 27 persen responden mendukung penyelenggaraan Olimpiade pada 2021.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jepang tokyo Olimpiade 2020 Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top