Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Di Bawah Ancaman Pandemi, Novak Djokovic Ragu Piala ATP Bisa Digelar

Novak Djokovic mengaku ragu Piala ATP dapat digelar pada Januari 2021 di Australia seiring dengan pandemi corona yang belum reda.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 November 2020  |  19:59 WIB
Petenis Serbia Novak Djokovic - Reuters/Issei Kato
Petenis Serbia Novak Djokovic - Reuters/Issei Kato

Bisnis.com, JAKARTA – Novak Djokovic, petenis nomor 1 dunia berkebangsaan Serbia, tak yakin apakah Piala ATP bisa digelar di Australia pada Januari 2021 atau malah dibatalkan karena pandemi Covid-19 tak kunjung reda.

"Kami tidak tahu apakah Piala ATP akan berlangsung. Kami mendengar rumor mungkin hanya ada delapan tim," kata Djokovic di London pada Selasa (17/11/2020).

Djokovic memimpin Serbia meraih gelar pada edisi pertama turnamen ATP yang diikuti 24 negara tahun ini sebelum memenangkan Grand Slam Australia Open kedelapan kalinya.

Ketua asosiasi tenis Australia, Craig Tiley mengatakan semua acara pemanasan menjelang Australia Terbuka, termasuk Piala ATP, akan diadakan di negara bagian Victoria tahun depan sehubungan dengan pandemi Covid-19, meskipun perdana menteri negara bagian Daniel Andrews mengatakan itu "bukan kesepakatan yang sudah selesai."

Pemain harus menjalani masa karantina selama 2 pekan sebelum diizinkan bermain di Australia menjelang Grand Slam Australia Open, dan ini menimbulkan masalah logistik karena mereka harus tiba di negara itu jauh lebih awal dari biasanya.

"Jelas Anda ingin segalanya menjadi ideal, tetapi apa yang ideal dalam keadaan ini? Kami benar-benar tidak tahu. Jadi saya pikir itu di luar jangkauan kami. Juga Tennis Australia harus mengikuti apa yang diatur dan diusulkan oleh pemerintah Australia untuk mereka lakukan."

Piala ATP tahun ini diselenggarakan di Brisbane, Perth, dan Sydney dengan final di Sydney.

Di bawah rencana baru, model penyelenggaraan itu tidak mungkin dilaksanakan dengan pemain yang dibatasi ke Victoria. Para pemain baru bisa bebas bergerak setelah menyelesaikan karantina dua pekan.

"Dari apa yang saya dengar, berita terbaru dari Tennis Australia adalah Australia Terbuka dan turnamen lainnya akan diadakan di negara bagian Victoria, kebanyakan Melbourne dan sekitar Melbourne," kata Djokovic.

"Saya berharap itu terjadi. Saya ingin bermain di Australia, khususnya Australia Terbuka. Saya tidak yakin terhadap Piala ATP dan turnamen sebelumnya karena jelas Anda harus pergi lebih awal, saya pikir dua atau tiga pekan sebelum pertandingan pertama," kata Djokovic.

"Saya hanya berharap demi tenis dan para pemain kami akan memiliki Australia Terbuka dan juga kemungkinan Piala ATP dan setidaknya beberapa turnamen lainnya."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tenis

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top