Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sebagian Besar Perusahaan Jepang Ingin Olimpiade Tokyo Tetap Dilaksanakan

Para pelaku usaha di Jepang sepakat bahwa dorongan ekonomi pasti akan berkurang dengan aturan pembatasan penonton, tapi itu akan lebih baik daripada tidak sama sekali.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 10 November 2020  |  18:49 WIB
Sejumlah warga berfoto di dekat logo Olimpiade di depan Museum Olimpiade di Tokyo, Jepang, pada 11 Maret 2020./Bloomberg - Kiyoshi Ota
Sejumlah warga berfoto di dekat logo Olimpiade di depan Museum Olimpiade di Tokyo, Jepang, pada 11 Maret 2020./Bloomberg - Kiyoshi Ota

Bisnis.com, JAKARTA - Sebagian besar perusahaan Jepang ingin Olimpiade Tokyo tetap berlangsung pada musim panas mendatang meskipun dengan pembatasan jumlah penonton.

Menurut survei yang dilaporkan Reuters, Selasa (10/11/2020), para pelaku usaha di Jepang sepakat bahwa dorongan ekonomi pasti akan berkurang dengan aturan pembatasan penonton, tapi itu akan lebih baik daripada tidak sama sekali.

Survei tersebut, yang dilakukan untuk Reuters oleh Nikkei Research setiap bulan dengan topik yang berbeda, meneliti 485 perusahaan dan yang memberikan tanggapan sekitar 220 perusahaan. Tanggapan diberikan dengan syarat anonimitas.

Hasil survei itu sangat kontras dengan jajak pendapat publik yang dilakukan NHK pada bulan Juli yang menunjukkan dua pertiga orang Jepang percaya bahwa Olimpiade harus dibatalkan atau ditunda lebih lanjut.

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga, yang melihat pariwisata sebagai kunci untuk menghidupkan kembali ekonomi, telah berjanji untuk melakukan semua yang diperlukan untuk memastikan Olimpiade yang ditunda pandemi virus corona itu tetap berlangsung pada tahun 2021.

Sumber di pemerintahan Jepang juga mengatakan kepada Reuters bahwa dia telah menunjukkan lebih banyak fleksibilitas tentang penyederhanaan acara Olimpiade daripada pendahulunya Shinzo Abe yang "keukeuh" untuk mengadakan acara dalam "bentuk penuh".

Survei kepada perusahaan non keuangan besar dan menengah yang dilakukan 26 Oktober-4 November itu menunjukkan 68 persen percaya bahwa Olimpiade harus dilanjutkan, dan jika hajatan olahraga itu bebar- benar terlaksana, tiga perempat responden berpendapat jumlah penonton harus dibatasi.

"Dalam hal ekonomi Jepang, akan lebih baik untuk melanjutkan daripada tidak melanjutkan," tulis seorang manajer di sebuah perusahaan logam.

Setelah jatuh ke kemerosotan pascaperang dunia terdalam pada April-Juni, ekonomi Jepang telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan, meskipun tidak ada indikator yang cukup kuat untuk menempatkannya pada pijakan pra-pandemi dalam waktu dekat.

Dua pertiga perusahaan mengharapkan peningkatan ekonomi yang terbatas jika Olimpiade diadakan, dengan banyak yang mencatat jumlah pengunjung asing akan jauh lebih sedikit daripada di masa non-pandemi.

Sebelas persen responden percaya ekonomi akan mendapat dorongan besar. Namun, hampir sepertiga mengatakan Olimpiade harus dibatalkan, mengingat di banyak negara virus masih berkecamuk.

"Sebagai orang Jepang, saya ingin Olimpiade terus berjalan, tetapi kecuali pandemi telah mereda dalam tahun ini, saya pikir tidak ada alternatif selain membatalkan. Tidak perlu mengundang bahaya dengan mengadakannya," kata seorang manajer di sebuah transportasi. perusahaan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Olimpiade 2020

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top