Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Balasan Menohok Wenger Usai Diprovokasi Mourinho

Buku otobiografi Wenger, "My Life in Red and White" (Hidup Saya dalam Merah dan Putih), menceritakan 22 tahun keberadaannya di Arsenal tapi tidak menyebut duelnya dengan Mourinho, bersama klubnya Chelsea.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 Oktober 2020  |  13:59 WIB
Pelatih Arsenal Arsene Wenger (kiri) dan pelatih Chelsea Jose Mourinho (kanan) nyaris adu fisik pada pertemuan pertama musim 2014-2015 di Stadion Stamford Bridge, London, markas Chelsea - Reuters/Eddie Keogh
Pelatih Arsenal Arsene Wenger (kiri) dan pelatih Chelsea Jose Mourinho (kanan) nyaris adu fisik pada pertemuan pertama musim 2014-2015 di Stadion Stamford Bridge, London, markas Chelsea - Reuters/Eddie Keogh

Bisnis.com, JAKARTA - Arsene Wenger membalas provokasi Jose Mourinho dengan menyebut bersama pelatih asal Portugal itu membuatnya seperti berada di taman-kanak-kanak lagi.

Buku otobiografi Wenger, "My Life in Red and White" (Hidup Saya dalam Merah dan Putih), menceritakan 22 tahun keberadaannya di Arsenal tapi tidak menyebut duelnya dengan Mourinho, bersama klubnya Chelsea yang meruntuhkan status 'Tak terkalahkan' pria asal Prancis itu pada 2004-2005.

Mourinho telah mengatakan alasan dia tidak disebut dalam buku itu adalah, "Karena dia tidak pernah mengalahkan saya."

"Itu tidak mengganggu saya. Ini provokasi permanen." kata Wenger kepada Canal Plus. "Saya merasa seperti berada di taman kanak-kanak bersama dia. Tapi itu adalah bagian dari kepribadiannya."

Rivalitas Mourinho dengan Wenger mencapai titik didih pada 2014 ketika mereka berkelahi secara fisik di tepi lapangan dalam pertandingan Liga Premier di Stamford Bridge.

Wenger membutuhkan 14 kali upaya untuk akhirnya mengalahkan Mourinho, yang pernah menyebutnya sebagai "spesialis kegagalan", dan ia hanya berhasil dua kali menang dalam 19 pertemuan.

"Kami mengalahkan dia dua kali. Kami menang, dan juga banyak hasil seri," Wenger menambahkan.

"Bukan 'kamu' yang menang, kamu hanya berpartisipasi dalam kemenangan. 'Kami' lah yang menang. Manajer berada di sana untuk mendapat hasil maksimal dari tim."

Wenger, yang meninggalkan Arsenal pada 2018, ditunjuk sebagai kepala pemgembangan sepak bola global oleh FIFA tahun lalu sedangkan Mourinho sekarang menangani Tottenham Hotspur.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

chelsea arsenal

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top