Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mantan Pelari Jarak Jauh Eduardus Nabunome Meninggal, PASI Kehilangan

Mantan pelari jarak jauh Eduardus Nabunome meninggal dunia. Mendiang meraih deretan medali emas di ajang Sea Games, juga menjadi juara Asia, serta tampil di Olimpiade 1988.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  13:20 WIB
Eduardus Nabunome - Instagram @Indonesia_athletics_
Eduardus Nabunome - Instagram @Indonesia_athletics_

Bisnis.com, JAKARTA – Mantan pelari jarak jauh Eduardus Nabunome meninggal dunia pada Senin (13/10/2020) pk. 21.20 WIB setelah dirawat di rumah sakit sejak sehari sebelumnya.

Menurut catatan Bisnis.com, mantan atlet bernama lengkap Ed Anderias Hiler Eduardus Nabunone itu lahir pada 21 April 1968 itu dan menembuskan napas terakhir dalam usia 52 tahun.

Edo, panggilan akrab mendiang, mewakili Indonesia di nomor lari 5.000 meter di Olimpiade 1988 di Korea Selatan. Dia berhasil tampil sebagai juara maraton dalam Kejuaraan Asia 1992.

Mendiang sampai sekarang masih memegang rekor nasional lari maraton dengan catatan waktu 2 jam 19 menit.

Edo juga medali emas di nomor lari 10.000 meter Sea Games pada 1987, 1989 dan 1991, sedangkan di lari 5.000 meter dia meraih medali emas Sea Games 1987 dan 1989, serta menjadi juara maraton Sea Games 1997.

Merespons meninggalnya Edo, kepada Antara pengurus Atletik Seluruh Indonesia (PASI) DKI Jakarta menyatakan rasa kehilangan, karena mendiang mendedikasikan hidupnya selepas aktif sebagai atlet menjadi pelatih di Pelatda Atletik DKI.

Ketua Umum PASI DKI Jakarta Mustara Musa mengatakan Edo adalah pribadi yang baik serta memiliki dedikasi yang tinggi dalam usahanya menggenjot prestasi atlet atletik di Jakarta.

"Sebagai pelatih memang beliau belum lama, tetapi memiliki dedikasi yang baik. Dia bahkan berhasil mendidik salah satu anaknya menjadi atlet jarak jauh putri potensial, yang tahun lalu dipanggil pelatnas PB PASI usia remaja," ujarnya pada Selasa (13/10/2020).

Menurut Mustara, catatan prestasi yang pernah dicapai Edo merupakan inspirasi semangat yang semestinya ditiru atlet-atlet remaja.

"Saya berharap prestasi Edo menginspirasi atlet-atlet agar meraih prestasi yang lebih hebat. Atlet bisa berlatih lebih giat agar muncul kebangkitan atlet jarak jauh dan maraton baru lainnya," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

atletik
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top